MALUKU UTARA — Turnamen Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino yang berlangsung di Kudus menjadi panggung pembuktian bagi para pemain muda hasil pembinaan Bakti Olahraga Djarum Foundation. Dari 46 pemain yang memperkuat dua tim Indonesia, sembilan di antaranya merupakan produk langsung dari kompetisi usia dini MilkLife Soccer Challenge yang kemudian berlanjut ke jenjang lebih tinggi di HYDROPLUS Soccer League.
Perjalanan para pemain ini menjadi sorotan utama dalam ajang yang merupakan bagian dari Women’s Soccer Trilogy tersebut. Mereka tak hanya menjadi pelengkap, tetapi tampil sebagai tulang punggung tim di level internasional.
Kesya Arabela Manisya Nian menjadi cerita paling menarik di kubu Garuda Pertiwi. Penyerang asal Papua yang kini membela Arema FC Women ini sukses mencetak gol dengan mengenakan seragam Timnas Indonesia, sebuah pencapaian yang ia akui terasa sangat membanggakan.
“Rasanya bangga banget karena ini merupakan pertandingan pertama saya bareng Indonesia. Tahun lalu saya enggak bisa main, dan sekarang bersyukur banget diberikan kesempatan untuk bermain bersama tim Indonesia,” ujar Kesya kepada Bola.com usai laga kontra Thailand.
Perjalanan Kesya tak singkat. Ia pertama kali terpantau saat tampil sebagai guest star untuk tim All-Stars Surabaya di MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025. Performa apiknya berlanjut hingga membawanya masuk skuad HYDROPLUS Strikers di JSSL Singapore 7’s 2025 dan kemudian dipanggil memperkuat Timnas Indonesia U-16 asuhan Coach Timo Scheunemann di Piala AFF Putri U-16 2025.
Cerita berbeda datang dari Asyifa Sholawa Farizqi. Satu dari dua wakil Kabupaten Kudus di turnamen ini justru dipercaya mengisi posisi yang tak biasa baginya. Jika di kompetisi domestik ia tampil sebagai penyerang, pelatih Putri Nusantara, Coach Takumi Taniguchi, menempatkannya sebagai bek tengah.
Keputusan tersebut diambil setelah melihat kemampuan membaca permainan dan ketenangan Asyifa saat membawa bola. Adaptasi cepat yang ditunjukkan pemain SSB Spegaku Balistha ini pun menjadi nilai tambah tersendiri bagi kekuatan pertahanan Putri Nusantara di Grup B.
Kesembilan pemain yang berlaga di Srikandi Merdeka Cup ini merupakan bukti nyata efektivitas kompetisi berjenjang. Mereka yang terbiasa bertarung di MilkLife Soccer Challenge saat duduk di bangku SD, kini mengasah kemampuan di HYDROPLUS Soccer League bersama SSB masing-masing sebelum akhirnya menembus tim nasional.
Nama-nama seperti Alliya Khairun Nisa, Della Citra Ayu Anggraeni, hingga Kazumi Zalfa Arrobi dari SSB Goal Aksis menunjukkan bahwa pembinaan usia dini yang konsisten mampu menghasilkan pemain berkualitas untuk masa depan sepak bola putri Indonesia.