TERNATE — Ratusan insan Adhyaksa dari lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara dan Kejaksaan Negeri Ternate meluangkan waktu di penghujung pagi untuk mengikuti prosesi ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Banau Ternate. Kegiatan ini menjadi rangkaian penyambutan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia yang ke-80, diperingati setiap 2 September.
Upacara berlangsung khidmat. Seluruh peserta yang hadir, mulai dari para asisten, Kepala Bagian Tata Usaha, koordinator, pejabat eselon IV dan V, hingga anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Maluku Utara, mengikuti setiap rangkaian prosesi dengan tertib.
Prosesi Khidmat dengan Penghormatan dan Tabur Bunga
Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan. Wakajati Maluku Utara, Tommy Kristanto, kemudian meletakkan karangan bunga sebagai pimpinan rombongan, dilanjutkan dengan tabur bunga di atas makam pahlawan.
Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan. Bagi kejaksaan, TMP Banau menjadi pengingat akan nilai-nilai perjuangan yang harus diterjemahkan dalam tugas sehari-hari.
Meneladani Semangat Juang untuk Penegakan Hukum Berkeadilan
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Maluku Utara, Matheos Matulessy, mengatakan upacara ziarah ini menjadi pengingat untuk memperkuat semangat pengabdian bagi seluruh insan Adhyaksa. Ia mengajak jajarannya meneladani semangat juang para pahlawan dengan menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.
"Melalui momentum ini, Kejati Maluku Utara mengajak seluruh jajaran untuk meneladani semangat juang para pahlawan dengan terus menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan pengabdian, demi mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Matheos.
Ziarah ini juga menjadi refleksi atas peran kejaksaan yang terus dipercaya masyarakat Maluku Utara dalam penegakan hukum. Peringatan HUT ke-80 kali ini diharapkan semakin mengokohkan komitmen jajaran Kejati Maluku Utara dalam memberi pelayanan hukum terbaik.