Pencarian

Dodaga Cup I Berakhir, KONI Halmahera Timur Tetapkan Jadi Agenda Tahunan dan Siapkan Seleksi Pemain Muda

Senin, 31 Agustus 2026 • 17:46:31 WIB
Dodaga Cup I Berakhir, KONI Halmahera Timur Tetapkan Jadi Agenda Tahunan dan Siapkan Seleksi Pemain Muda
PS Mekarsari menjuarai Dodaga Cup I usai menundukkan AIMOP VC dengan skor 3-0 pada laga final di Desa Dodaga, Minggu (30/8/2026).

HALMAHERA TIMUR — PS Mekarsari keluar sebagai juara Open Tournament Sepak Bola Gawang Sedang Dodaga Cup I usai menundukkan AIMOP VC dengan skor telak 3-0 pada laga final, Minggu (30/8/2026). Turnamen yang berlangsung di Desa Dodaga, Kecamatan Wasile Timur ini menyisakan catatan penting bagi perkembangan sepak bola di daerah tersebut.

Ketua KONI Halmahera Timur, Ir. Ricky Ch. Richfat, secara resmi menutup kompetisi ini. Ia tidak hanya mengapresiasi antusiasme masyarakat, tetapi juga memastikan keberlanjutan ajang tersebut ke depannya.

"Melihat animo yang sangat baik, KONI Halmahera Timur akan menetapkan turnamen ini sebagai agenda tahunan," tegasnya di sela-sela penutupan.

Rp 35 Juta untuk Panitia dan Empat Tim Finalis

Sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan, KONI Halmahera Timur memberikan bantuan dengan total Rp 35 juta. Rinciannya, uang pembinaan sebesar Rp 20 juta untuk panitia penyelenggara.

Empat tim yang tampil pada babak final masing-masing menerima bonus Rp 2,5 juta. Panitia juga memperoleh tambahan bonus sebesar Rp 5 juta.

"Bonus ini merupakan ucapan terima kasih karena kegiatan olahraga seperti ini dapat dinikmati dan dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat," kata Ricky.

Duel Sengit Perebutan Posisi Ketiga

Persaingan ketat justru tersaji pada perebutan tempat ketiga. TABADOKLO VC berhasil mengamankan podium setelah mengalahkan EKLESIA JUNIOR melalui drama adu penalti dengan skor 4-3.

Laga tersebut menutup rangkaian kompetisi yang dinilai berjalan lancar dan mendapat respons positif dari warga sekitar.

Perbaikan Lapangan Desa Dodaga Jadi Prioritas KONI

Di luar hasil pertandingan, Ricky menyoroti kondisi fasilitas olahraga di Desa Dodaga. Ia mendorong Pemerintah Desa dan Kecamatan Wasile Timur untuk bersama-sama membenahi lapangan sepak bola setempat.

"Pak Kades dan Pak Camat, kita mempunyai tanggung jawab untuk membenahi lapangan ini. Kita harus memberikan dukungan agar generasi muda mempunyai wadah untuk menyalurkan bakat mereka," ucapnya.

Menurutnya, lapangan yang layak menjadi pusat pembinaan sekaligus ruang positif bagi generasi muda. Keberadaan fasilitas memadai juga dinilai menunjang proses pembinaan atlet dari level desa.

Bibit Pemain Muda Diproyeksikan ke Porprov dan Popda

Dodaga Cup I juga dimanfaatkan KONI Halmahera Timur untuk memantau potensi pemain muda. Sejumlah pemain dinilai memiliki kemampuan dan prospek untuk dikembangkan lebih lanjut.

Ricky menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Halmahera Timur untuk melakukan seleksi terhadap pemain-pemain potensial tersebut. Para pemain itu nantinya berpeluang memperkuat tim Halmahera Timur pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

"Mudah-mudahan bibit-bibit dari Dodaga dapat menjadi bagian dari tim inti sepak bola Halmahera Timur pada Porprov maupun Popda untuk mewakili daerah di tingkat provinsi," harap Ricky.

Keberhasilan Desa Dodaga dalam menggelar turnamen ini disebut Ricky berkat dukungan seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, hingga pihak keamanan. Ia berharap Dodaga Cup ke depan tidak hanya melahirkan pemain berbakat, tetapi juga membangun karakter generasi muda melalui disiplin, sportivitas, dan semangat meraih prestasi.

Follow kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: halmaherapost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks