Pencarian

Viral di Ternate: Komika Eky Priyagung Soroti Penanganan Polisi atas Kecelakaan Beruntun, Polres Pastikan Prosedur Dijalankan

Minggu, 30 Agustus 2026 • 00:14:32 WIB
Viral di Ternate: Komika Eky Priyagung Soroti Penanganan Polisi atas Kecelakaan Beruntun, Polres Pastikan Prosedur Dijalankan
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan beruntun di Jalan Raya Kelurahan Toboko, Ternate Selatan, Jumat (21/8/2026) pagi.
atas Kecelakaan Beruntun, Polres Pastikan Prosedur Dijalankan LEAD: Empat pengendara motor menjadi korban kecelakaan beruntun di Ternate. Insiden itu viral setelah komika Eky Priyagung mengunggah keluhan soal penanganan polisi terhadap kekasihnya, Fannia, dan sopirnya, Ramli. Polres Ternate merespons dengan memastikan proses hukum tetap berjalan objektif di tengah opsi damai. ISI:

TERNATE — Kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah mobil Toyota Agya dan empat sepeda motor di Jalan Raya Kelurahan Toboko, Kecamatan Ternate Selatan, Jumat (21/8/2026) pagi, berbuntut panjang. Peristiwa sekitar pukul 07.30 WIT itu menyita perhatian publik setelah komika sekaligus influencer Eky Priyagung menyuarakan kekecewaannya terhadap kinerja kepolisian.

Kronologi dan Dugaan Pengemudi dalam Pengaruh Alkohol

Eky Priyagung, melalui video yang diunggah di akun media sosialnya, menceritakan bahwa kekasihnya, Fannia, dan sopirnya, Ramli, menjadi korban tabrak lari. Keduanya tertabrak pengemudi Agya bernama Alim yang diduga kuat dalam kondisi mengonsumsi minuman keras.

Dalam unggahannya, Eky menyoroti minimnya respons cepat Satlantas Polres Ternate dalam menangani para korban, khususnya Fannia dan Ramli. Pernyataan ini memicu perdebatan warganet di platform X dan Instagram.

Polisi Membantah Lalai: Olah TKP hingga Pemeriksaan Saksi

Polres Ternate buka suara menanggapi viralnya keluhan tersebut. Kasi Humas Polres Ternate, Iptu Ekan Mukadar, menegaskan pihaknya bergerak cepat sejak awal kejadian.

Serangkaian tindakan langsung dilakukan: mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mengatur arus lalu lintas, hingga meminta keterangan saksi-saksi di lapangan. Dari pemeriksaan awal, Satlantas Polres Ternate menduga kelalaian pengemudi Toyota Agya menjadi faktor utama penyebab kecelakaan. Proses penanganan tetap berjalan objektif berdasarkan fakta dan alat bukti.

Jalur Kekeluargaan: Kesepakatan Damai dan Konsekuensi Hukumnya

Kasat Lantas Polres Ternate, Iptu Naomi Olinna Harahap, mengungkapkan pada Senin (24/8/2026) salah satu pihak telah membuat surat pernyataan untuk menyelesaikan perkara secara kekeluargaan. Kesepakatan ini lahir atas dasar kemauan bersama, di mana salah satu pihak bersedia menanggung biaya perbaikan kendaraan dan biaya pengobatan korban.

"Adanya kesepakatan penyelesaian secara kekeluargaan antara para pihak tidak berarti kepolisian mengabaikan prosedur penanganan kecelakaan lalu lintas," tegas Naomi pada Sabtu (29/8/2026). "Unit Laka tetap melaksanakan tahapan penanganan sesuai ketentuan dan melakukan pemeriksaan berdasarkan fakta serta alat bukti yang ada," tambahnya.

Nasib Korban dan Proses Hukum Selanjutnya

Proses hukum tidak serta merta dihentikan meski ada titik terang menuju perdamaian. Naomi menyebut penanganan perkara masih berjalan, dan pihaknya menunggu keputusan dari dua korban lainnya yang belum mencapai kesepakatan dengan pihak pengemudi.

"Kalau memang ada kelanjutannya dan diterbitkan laporan polisi, berarti kami proses sesuai aturan. Mulai dari penyelidikan, penyidikan, sampai proses selanjutnya," pungkasnya. Polisi menegaskan komitmennya untuk tetap memproses perkara secara profesional apabila ada korban yang memilih menempuh jalur hukum.

Follow kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: halmaheranesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks