TERNATE — Ribuan pasang kaki memadati area Benteng Kalamata sejak pagi. Mereka datang bukan hanya untuk berlomba, tetapi juga menyusuri lorong waktu sejarah Kota Ternate yang tersimpan dalam benteng-benteng tua peninggalan era kolonial.
Fort to Fort Nusantara Raya Run mempertandingkan dua kategori, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Start dimulai dari Benteng Kalamata, lalu peserta melintasi kawasan Benteng Oranje, dan finis di Benteng Tolukko.
Olahraga Rakyat yang Sarat Nilai Sejarah
Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman menyebut lari dipilih karena mudah diikuti semua kalangan. Menurutnya, masyarakat kini cenderung menyukai olahraga ini karena tidak membutuhkan keahlian khusus, hanya perlu menjaga stamina dan fisik.
Kegiatan ini digagas bersama Direktur Eksekutif Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Konsepnya dirancang untuk mengemas promosi sejarah dan kekayaan budaya Ternate dalam balutan aktivitas fisik yang populer.
Rute Lari yang Menyusuri Jejak Kolonial
Rute yang ditempuh peserta bukan sekadar jalanan biasa. Benteng Kalamata, Oranje, dan Tolukko adalah saksi bisu kejayaan rempah-rempah dan pertarungan kekuatan asing di Maluku Utara pada masa lampau.
Ketiga benteng tersebut menjadi bagian penting dari kekayaan pusaka daerah yang kini terus dipromosikan Pemerintah Kota Ternate. Kehadiran delegasi dan kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia turut memeriahkan suasana perlombaan.
Antusiasme Warga dan Harapan Ke Depan
Sepanjang rute, warga terlihat memberikan dukungan kepada para peserta. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penutup Rakernas JKPI XII yang digelar di Ternate.
Tauhid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk para sponsor yang mendukung jalannya acara. Ia berharap konsep olahraga yang dipadukan dengan sejarah dan budaya ini bisa terus dikembangkan.
“Harapannya kegiatan seperti ini bisa kembali digelar di Kota Ternate dengan skala yang lebih besar dan lebih meriah,” ujarnya.
Fort to Fort Nusantara Raya Run diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan, khususnya pecinta olahraga lari, untuk datang ke Ternate dan menikmati pesona sejarah kota ini.