MALUKU UTARA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan data desil kesejahteraan masyarakat bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Penetapan desil saat ini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi basis pemerintah dalam menentukan kondisi sosial ekonomi warga, termasuk untuk kebijakan bansos.
"Terus sekarang survei ekonomi sedang dilakukan. Nanti kita lihat hasilnya seperti apa. Iya, selalu data kan sifatnya dinamis," ujar Airlangga di Jakarta, dikutip dari 20detik.
Desil adalah pemeringkatan kesejahteraan keluarga yang disusun berdasarkan sejumlah indikator sosial dan ekonomi, bukan hanya dari besarnya penghasilan. Belakangan, ramai keluhan dari warga yang mengecek posisi kesejahteraannya melalui situs DTSEN dan merasa posisi desilnya tidak cocok dengan kondisi ekonominya saat ini.
Protes ini muncul karena posisi desil mulai digunakan dalam pembahasan berbagai kebijakan pemerintah, mulai dari penyaluran bansos hingga rencana pengendalian subsidi BBM.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa data desil dapat diperbarui secara berkala. Pemutakhiran data dilakukan setiap tiga bulan sekali, dan hasilnya akan menjadi dasar penyesuaian status penerima manfaat.
"Setiap tiga bulan sekali ada hasil pemutakhiran. Maka itu kita harapkan memang semuanya bisa ikut berpartisipasi aktif dalam pemutakhiran data ini," kata Gus Ipul.
Warga yang merasa kondisi sosial ekonominya tidak sesuai dengan data yang tercatat dapat mengajukan sanggahan atau permintaan pemutakhiran. Pengajuan bisa dilakukan melalui dua kanal resmi: aplikasi Cek Bansos atau melalui pemerintah desa dan kelurahan setempat.
Pemerintah saat ini juga tengah melakukan survei ekonomi secara nasional. Hasil survei tersebut nantinya akan menjadi bagian dari proses pemutakhiran data DTSEN. Airlangga menegaskan hasil survei ekonomi bisa memengaruhi perubahan desil seseorang karena data tidak pernah bersifat tetap.
Partisipasi aktif warga dalam proses pemutakhiran data menjadi krusial. Semakin akurat data yang dilaporkan, semakin tepat sasaran pula penyaluran bantuan sosial dan kebijakan subsidi yang akan diterapkan pemerintah ke depan.
Informasi lengkap mengenai status desil dan tata cara sanggahan dapat diakses melalui situs resmi DTSEN atau aplikasi Cek Bansos. Warga diimbau tidak menggunakan jasa calo atau perantara yang menjanjikan perubahan data dengan imbalan tertentu.