PKH dan BPNT Tahap 2 2026 Cair, Cek Nama Penerima via HP dengan NIK KTP

Penulis: Dedi Supriadi  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:06:01 WIB
Warga menunjukkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) saat mengecek status penerimaan bantuan sosial PKH dan BPNT tahap kedua tahun 2026 melalui ponsel.

MALUKU UTARA — Penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap kedua tahun 2026 tengah berlangsung bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdaftar di DTKS. Pemerintah menyalurkan dua program utama, yaitu PKH dan BPNT, yang menyasar warga miskin dan rentan miskin di seluruh Indonesia. Pencairan dilakukan bertahap melalui bank-bank Himbara dan PT Pos Indonesia.

Besaran Bantuan yang Diterima Masyarakat

Nominal bantuan berbeda tergantung kategori penerima. Untuk BPNT, KPM menerima saldo elektronik sebesar Rp 200.000 per bulan untuk membeli bahan pangan di e-warong. Sementara itu, PKH memberikan bantuan tunai bersyarat dengan besaran bervariasi, mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 750.000 per tahap, tergantung komponen yang ada di dalam keluarga.

Komponen tersebut meliputi ibu hamil, anak usia dini, siswa sekolah dasar hingga menengah atas, serta penyandang disabilitas dan lanjut usia. Total anggaran yang digelontorkan untuk dua program ini mencapai puluhan triliun rupiah per tahun, menjadikannya instrumen utama pengentasan kemiskinan nasional.

Syarat Utama Agar Terdaftar Sebagai Penerima

Tidak semua warga otomatis menerima bansos. Ada dua syarat krusial yang harus dipenuhi agar nama Anda masuk daftar penerima manfaat:

  • Terdaftar sebagai warga miskin atau rentan miskin dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola Kemensos.
  • Bukan merupakan aparatur sipil negara (ASN), anggota TNI/Polri, atau direksi/komisaris BUMN/BUMD.

Jika Anda merasa layak namun belum masuk DTKS, langkah pertama adalah mengurus usulan melalui musyawarah desa/kelurahan atau aplikasi Cek Bansos yang disediakan pemerintah.

Cara Cek Status Penerimaan Lewat Ponsel

KPM yang sudah terdaftar dapat memverifikasi status pencairan secara mandiri. Berikut langkah praktis yang bisa dilakukan:

  1. Buka situs cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di ponsel Anda.
  2. Masukkan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai alamat KTP.
  3. Ketik nama lengkap sesuai KTP dan isi kode captcha yang muncul di layar.
  4. Klik tombol "Cari Data" dan tunggu beberapa saat.
  5. Sistem akan menampilkan nama, usia, jenis bansos, serta status "Ya" atau "Tidak" sebagai penerima.

Alternatif lain, unduh aplikasi resmi "Cek Bansos" di Play Store menggunakan akun yang telah diverifikasi.

Jadwal Pencairan dan Mekanisme Penyaluran

Penyaluran tahap kedua ini berlangsung selama beberapa pekan ke depan. Dana BPNT disalurkan melalui rekening bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Untuk wilayah terpencil yang tidak memiliki akses perbankan, penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia dengan mekanisme undangan.

KPM yang menggunakan kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) dapat mencairkan bantuan di ATM, agen BRILink, atau e-warong terdekat. Pastikan Anda membawa KTP dan kartu KKS saat melakukan transaksi.

Waspada Penipuan dan Calo Berkedok Petugas

Kemensos tidak pernah memungut biaya sepeser pun dalam proses penyaluran bansos. Jika ada oknum yang meminta sejumlah uang untuk "memperlancar" pencairan atau mengklaim bisa memasukkan nama ke daftar penerima, abaikan dan segera laporkan.

Informasi resmi dan pengaduan dapat disampaikan melalui call center Kemensos di 171 atau datang langsung ke Dinas Sosial setempat. Jangan pernah membagikan data pribadi seperti PIN kartu KKS kepada siapa pun, termasuk yang mengaku petugas.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top