TERNATE — Sebanyak 26 unit armada pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate disiagakan penuh untuk menyambut perhelatan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Seluruh kendaraan operasional itu akan dikerahkan guna memastikan wajah kota tetap bersih dan tertata selama rangkaian acara berlangsung.
Kabid Persampahan DLH Kota Ternate, Asmal, mengatakan pihaknya tidak bekerja sendiri. Dukungan juga datang dari pemerintah kecamatan dan kelurahan yang ikut mengerahkan kendaraan operasionalnya masing-masing.
“Kami kerahkan seluruh armada yang ada, kemudian dibackup oleh kecamatan dan kelurahan. Untuk penyapu jalan juga kami sebar di beberapa ruas jalan,” ujar Asmal, Rabu (26/08/2026).
Asmal menyebutkan, terdapat sejumlah lokasi yang menjadi pusat rangkaian kegiatan JKPI. Di antaranya Benteng Oranje, Landmark Ternate, dan kawasan Salero. Namun, ia menegaskan bahwa acara inti akan terpusat di dalam Benteng Oranje.
“Inti pelaksanaan JKPI fokusnya di dalam Benteng Oranje. Karena itu, kami dari DLH fokus bagaimana kota terlihat indah dan tertata rapi, serta tidak ada sampah yang berserakan,” jelasnya.
Menurut Asmal, kesiapan teknis di lapangan saat ini sudah maksimal. Jajarannya telah berkoordinasi dengan panitia JKPI terkait kebutuhan kebersihan selama kegiatan yang berlangsung sekitar empat hingga lima hari tersebut.
Ia juga mengimbau masyarakat Kota Ternate untuk turut berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan selama momentum nasional ini berlangsung. Masyarakat diminta tidak membuang sampah sembarangan agar citra kota tetap terjaga di mata tamu yang datang.
“Bidang persampahan mendukung secara maksimal, khususnya menyangkut kebersihan. Kami juga berkolaborasi dengan kecamatan dan kelurahan,” kata Asmal.
Ia memastikan seluruh jajaran bidang persampahan akan bekerja secara maksimal selama JKPI berlangsung. “Kami akan all out menyangkut kebersihan. Semua kesiapan angkutan sampah dan petugas penyapu jalan kami kerahkan untuk mendukung momentum JKPI ini,” pungkasnya.