Kunjungan Tri Tito Karnavian ke Ternate 3 September 2026, Posyandu Maluku Utara Didorong Jadi Layanan Terpadu dari Bayi hingga Lansia

Penulis: Boyke Sihombing  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:45:01 WIB
Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, dijadwalkan mengunjungi Ternate pada 3 September 2026 untuk mendorong transformasi Posyandu menjadi layanan terpadu.

TERNATE — Rangkaian kunjungan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian, ke Maluku Utara pada awal September mendatang disiapkan untuk mendorong percepatan transformasi Posyandu. Ketua TP PKK Maluku Utara, Rusni Sarbin, menegaskan bahwa lembaga itu kini diarahkan menjadi simpul pelayanan masyarakat yang menjangkau seluruh kelompok usia, bukan sekadar tempat imunisasi bayi dan balita.

“Posyandu ini arahnya bukan semata bayi saja, tetapi mulai dari ketika bayi lahir sampai kepada Posyandu lansia,” ujar Rusni di Ternate, Rabu (26/8/2026).

Agenda Kunjungan: CKG, Bantuan Sanitasi, dan Senam Bersama

Kedatangan Tri Tito Karnavian yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Pusat dan Ketua Perwosi akan difokuskan pada sejumlah program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga. Selain Cek Kesehatan Gratis (CKG), Tim Pembina Posyandu Pusat dijadwalkan menyerahkan bantuan sanitasi untuk sejumlah wilayah, termasuk Pulau Maitara Tengah dan Morotai.

Kegiatan akan dirangkaikan dengan senam bersama yang melibatkan perwakilan pelajar SMA dan SMK, dengan jumlah peserta yang disesuaikan dengan kapasitas lokasi. Rusni menyebut seluruh agenda tengah dimatangkan bersama organisasi perangkat daerah terkait.

Mengapa Posyandu Tak Lagi Fokus pada Balita?

Perubahan paradigma ini muncul seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan bagi kelompok usia lanjut di Maluku Utara. Dengan menjadikan Posyandu sebagai pusat layanan terpadu, pemerintah ingin memastikan warga mendapatkan akses kesehatan dan pendataan sejak lahir hingga usia senja tanpa harus berpindah-pindah layanan.

Konsekuensinya, pengelolaan Posyandu tidak bisa lagi ditangani Dinas Kesehatan seorang diri. Rusni memastikan keterlibatan lintas sektor, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Satpol PP, Perkim, hingga PUPR, untuk mendukung aspek pendataan, infrastruktur, dan jangkauan layanan.

Registrasi Posyandu Jadi Prioritas di Kota Ternate

Di sela kunjungan, pemerintah pusat akan melakukan sosialisasi penginputan registrasi Posyandu di Kota Ternate. Pendataan ulang ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat basis informasi dan tata kelola Posyandu di daerah, sekaligus memastikan bantuan dari pusat tepat sasaran.

“Insyaallah pada tanggal 3 September akan dilaksanakan di Lenmard Kota Ternate,” ungkap Rusni.

Harapan Keberlanjutan Bantuan Pusat

Rusni berharap dukungan pemerintah pusat tidak berhenti pada tahun ini. Ia mendorong agar program bantuan dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang sehingga manfaatnya menjangkau lebih banyak wilayah dan masyarakat di Maluku Utara.

“Saya berharap mudah-mudahan bantuan dari pusat bukan hanya di tahun ini, tetapi Insyaallah di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Kunjungan ini sekaligus memperkuat kolaborasi tiga kekuatan organisasi, yakni TP PKK, Tim Pembina Posyandu, dan Perwosi. Bagi Maluku Utara, momentum ini dinilai menjadi peluang untuk menguji kemampuan kerja lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan dasar yang konkret dan berkelanjutan.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: monitorindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top