Empat Legenda Timnas Indonesia Beri Coaching Clinic di Ternate, Pemain SSB IM Ternate Dapat Peluang Emas ke Akademi Bandung

Penulis: Boyke Sihombing  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 22:28:00 WIB
Empat legenda Timnas Indonesia memberikan coaching clinic kepada pemain muda SSB IM Ternate di Lapangan Gambesi.

TERNATE — Kehadiran Jessi Mustamu, Rully Rudolf Nere, Berty Tutuarima, dan Rochy Putiray di Kota Ternate bukan sekadar seremoni. Keempat legenda Timnas Indonesia itu turun langsung memberikan materi latihan dan motivasi kepada para pemain muda SSB IM di Lapangan Gambesi, Sabtu (16/5).

Antusiasme terlihat dari ratusan pemain dan orang tua yang memadati lokasi latihan sejak pagi. Mereka datang bukan hanya untuk melihat langsung sang idola, tetapi juga untuk menyerap ilmu yang disampaikan para mantan pemain nasional tersebut.

Pesan Kunci: Latihan Konsisten dan Disiplin Hidup

Dalam sesi coaching clinic, Jessi Mustamu, Rully Rudolf Nere, dan Berty Tutuarima kompak menyampaikan satu pesan utama: tidak ada jalan pintas menuju sukses. “Kalau mau jadi pemain hebat, kuncinya hanya satu, latihan, latihan dan latihan,” ujar mereka di hadapan para pemain muda.

Sementara itu, Rochy Putiray lebih menyoroti aspek non-teknis yang sering diabaikan pemain muda. Mantan penyerang Timnas Indonesia itu menekankan bahwa bakat tanpa disiplin tidak akan membawa pemain ke level profesional.

“Kalau kamu mau main bola, harus disiplin. Disiplin jam latihan, bukan cuma di lapangan, tapi di rumah juga. Makannya, tidurnya, jangan main HP terus. Semua harus disiplin,” tegas Rochy.

Fisik dan Gizi Jadi Sorotan untuk Pemain Indonesia Timur

Rochy juga mengingatkan para orang tua untuk lebih serius memperhatikan asupan gizi anak-anak. Menurutnya, saat melakukan talent scouting untuk PSSI, faktor postur tubuh dan kondisi fisik masih menjadi tantangan utama bagi pemain dari kawasan Indonesia Timur.

“Saya di PSSI kalau talent scouting cari yang posturnya tinggi. Jadi kalau di rumah makan yang bagus, karena makanan yang baik akan memengaruhi fisik,” ujarnya.

Pintu Masuk ke Akademi Profesional di Bandung Terbuka

Tak hanya memberi motivasi, Rochy membuka peluang konkret bagi pemain muda Ternate. Ia menawarkan kesempatan bergabung dengan Akademi WBSC di Bandung, yang memiliki tim di Liga 3 dan Liga 4. Menurutnya, akademi tersebut menyediakan fasilitas gratis bagi pemain yang lolos seleksi, mulai dari sekolah, tempat tinggal, hingga konsumsi harian.

“Saya minta izin dari pengurus dan orang tua, kalau ada yang bagus saya akan bawa ke Bandung. Fasilitas di sana sangat baik, semoga nanti ada pemain dari Ternate yang bisa bergabung,” katanya.

Di luar itu, Rochy juga mengapresiasi pengelolaan akademi Malut United yang dinilainya memiliki fasilitas luar biasa untuk pengembangan pemain muda di Maluku Utara.

Lima Pilar Hidup yang Wajib Dipegang Pemain Muda

Dalam kesempatan tersebut, Rochy mengingatkan lima hal utama yang harus dijaga setiap pemain: mental, karakter, attitude, disiplin, dan perilaku di luar lapangan. “Kalau kamu tidak punya lima hal ini, bukan cuma di sepak bola, di mana saja kamu akan susah,” tandasnya.

Sementara itu, Head Coach Indonesia Muda Ternate, Achmad “Lodja” Idrus, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para legenda. Menurutnya, pengalaman dan motivasi yang diberikan menjadi energi baru bagi para pemain muda Ternate untuk terus berlatih dan mengejar mimpi menjadi pesepak bola profesional.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: halmaherapost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top