MOROTAI — Intensitas pemadaman listrik di wilayah Morotai Utara disebut warga jauh lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Seorang warga, Absan, mengungkapkan bahwa dalam sehari listrik bisa padam hingga empat sampai lima kali secara tiba-tiba.
“Keadaan ini sudah terjadi sejak lama, tapi di tahun ini lebih masif lagi. Bayangkan dalam sehari itu bisa 4 sampai 5 kali padam,” kata Absan kepada media ini, Kamis (21/5/2026).
Absan menjelaskan, pemadaman terjadi tanpa pemberitahuan dari pihak PLN. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan mengantisipasi lonjakan arus listrik saat menyala kembali.
“Banyak alat elektronik warga yang rusak karena listrik sering padam menyala,” ujarnya.
Menurut warga, alasan gangguan jaringan yang kerap disampaikan PLN tidak masuk akal. Sebab, mereka jarang melihat aktivitas perawatan atau pembersihan jaringan listrik di wilayah tersebut.
“Kalau alasan jaringan, sementara kita tidak pernah lihat petugas PLN melakukan pembersihan jaringan. Jadi kami menduga ini sengaja dipadamkan,” kata Absan.
Persoalan ini sebelumnya sempat mendapat perhatian aparat kepolisian setempat. Petugas PLN pernah dipanggil ke Polsek Morotai Utara untuk dimintai penjelasan terkait pemadaman yang terus berulang.
“Waktu itu sempat polisi panggil petugas PLN di Polsek, dan jawaban dari pihak PLN katanya soal pemadaman itu kewenangan PLN di Daruba,” ungkap Absan.
Jawaban tersebut dinilai belum memberikan kepastian kepada masyarakat. Hingga saat ini, pemadaman masih terus terjadi tanpa perubahan signifikan.
Atas kondisi yang tak kunjung membaik, warga mendesak Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai untuk menyampaikan keluhan ini langsung ke PLN pusat. Mereka meminta agar kinerja PLN di Morotai dievaluasi secara menyeluruh.
“Kami berharap keluhan warga ini bisa diakomodir oleh pemerintah daerah untuk disampaikan ke PLN pusat agar kinerja PLN Morotai dievaluasi. Bila perlu kalau ada yang bermain langsung dipecat,” tandas Absan.