TERNATE — Kontestasi Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) BPD HIPMI Maluku Utara kian memanas. Setelah satu figur sebelumnya, kini Abdul Kadir Uswanas, yang akrab disapa Dedi, resmi mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon ketua umum pada Senin (17/2) malam.
Pengambilan formulir itu diterima langsung oleh Ketua Tim Caretaker bersama Ketua dan jajaran Steering Committee Musdalub HIPMI Maluku Utara. Langkah ini menjadi bukti keseriusan Dedi untuk ikut bertarung dalam pemilihan yang akan digelar dalam waktu dekat.
Dedi mengaku keputusannya maju sebagai bakal calon didasari oleh keinginan kuat untuk menghadirkan persatuan. Ia menilai, dinamika internal yang berlarut-larut selama hampir satu tahun terakhir membuat organisasi perlu figur yang mampu merangkul semua pihak.
“Dengan dinamika HIPMI Malut yang berlarut-larut hampir satu tahun ini, saya rasa perlu hadir figur yang mampu menyatukan dan mengelaborasikan semua pihak dan kepentingan yang ada. Saya menawarkan diri menjadi penengah dan penyatu teman-teman BPC se-Maluku Utara agar dapat bekerja bersama ke depan menjadi lebih baik lagi,” ujar Dedi dalam pernyataannya, Senin malam.
Ia menambahkan, HIPMI Maluku Utara membutuhkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen organisasi tanpa sekat. Tujuannya, mengembalikan marwah HIPMI sebagai rumah besar pengusaha muda di daerah.
Selain soal persatuan, Dedi juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi antar-Badan Pengurus Cabang (BPC) di seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara. Menurutnya, soliditas antar-BPC akan membuat organisasi lebih fokus menjalankan program-program strategis yang berdampak bagi pengembangan dunia usaha anak muda.
Hingga saat ini, tercatat sudah ada dua bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran. Musdalub BPD HIPMI Maluku Utara sendiri menjadi momentum penting untuk menentukan arah baru organisasi setelah dinamika internal yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Sejumlah kader HIPMI berharap pelaksanaan Musdalub nantinya dapat melahirkan pemimpin yang mampu membawa organisasi lebih progresif, inklusif, dan menjadi wadah pemersatu bagi seluruh pengusaha muda di Maluku Utara.