Personel Polairud Polda Malut Bersihkan Sampah di 4 Titik Pesisir, Wujudkan Program Indonesia ASRI

Penulis: Dedi Supriadi  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:41:01 WIB
Personel Polairud Polda Malut membersihkan sampah di empat titik pesisir sebagai bagian dari Gerakan Indonesia ASRI.

TERNATE — Ratusan personel Ditpolairud Polda Maluku Utara turun tangan membersihkan sampah plastik dan sampah organik di sejumlah titik pesisir. Kawasan yang menjadi sasaran meliputi sisi Pasar Ikan Kompleks Perikanan Desa Fidi Jaya, Halmahera Tengah; Pelabuhan Pasar Baru Desa Babang, Halmahera Selatan; Desa Waisuba, Kecamatan Wasile, Halmahera Timur; serta Pantai Pandanga, Pulau Morotai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan pemerintah pusat. Selain aparat Polairud, aksi bersih-bersih ini melibatkan unsur TNI, nelayan, pekerja pelabuhan, dan masyarakat setempat. Mereka bahu-membahu membersihkan selokan dan menata lingkungan agar lebih nyaman.

Sinergi Jaga Ekosistem Laut dari Sampah Plastik

Dirpolairud Polda Malut, Kombes Pol. Azhari Juanda, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremonial. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan tidak hanya berlangsung satu hari, sehingga tercipta kesadaran jangka panjang dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dari sampah plastik yang mengancam ekosistem laut,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, personel Polairud yang bertugas di wilayah Maritim Weda, Bacan, Subaim, dan Morotai menjadi ujung tombak dalam mengajak masyarakat pesisir lebih peduli. Ia menyebut, kesadaran menjaga kebersihan dari hulu, seperti tidak membuang sampah sembarangan di pelabuhan dan pasar ikan, sangat krusial untuk kelestarian laut Maluku Utara.

Empat Titik Prioritas Pembersihan

Empat lokasi yang dibersihkan memiliki karakteristik berbeda. Di Desa Fidi Jaya, fokus pembersihan ada di area pasar ikan yang kerap dipadati aktivitas bongkar muat. Sementara di Desa Babang, personel menyisir lingkungan pelabuhan yang menjadi pintu masuk distribusi barang. Di Desa Waisuba, kegiatan dipusatkan di pemukiman pesisir, dan di Pantai Pandanga, target utamanya adalah sampah kiriman yang mengotori bibir pantai.

Gerakan Indonesia ASRI ini merupakan wujud nyata kepedulian Ditpolairud Polda Maluku Utara dalam mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat dan instansi terkait. Pihaknya berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar, tidak hanya di empat titik tersebut, melainkan menjangkau lebih banyak pesisir di Maluku Utara.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: polresternate.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top