Rupiah Melemah 44 Poin ke Rp17.987 per Dolar AS, Tertekan Data Inflasi AS

Penulis: Boyke Sihombing  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 09:30:31 WIB
Rupiah melemah 44 poin ke Rp17.987 per dolar AS tertekan data inflasi inti AS.

MALUKU UTARA — Pergerakan rupiah pagi ini kontras dengan sejumlah mata uang Asia lainnya. Ringgit Malaysia menjadi yang terkuat dengan apresiasi 0,31 persen, diikuti peso Filipina yang naik 0,07 persen, dan dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,01 persen.

Di sisi lain, won Korea Selatan memimpin pelemahan di kawasan dengan depresiasi 0,38 persen. Dolar Singapura turun 0,05 persen, sementara yen Jepang dan yuan China masing-masing melemah 0,03 persen dan 0,01 persen.

Dolar AS Kembali Perkasa Usai Data Inflasi PCE

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong menjelaskan, tekanan terhadap rupiah berasal dari penguatan dolar AS secara global. Sentimen itu dipicu oleh data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang menunjukkan inflasi inti naik ke level tertinggi sejak Oktober 2023.

"Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS setelah data inflasi AS PCE yang menunjukkan kenaikan pada inflasi inti mencapai tingkat tertinggi sejak Oktober 2023. Pernyataan hawkish pejabat The Fed juga meningkatkan prospek kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Mata Uang Negara Maju Ikut Tertekan

Di kelompok mata uang utama negara maju, hanya dolar Kanada yang mampu menguat 0,03 persen terhadap dolar AS. Sisanya kompak melemah: dolar Australia turun 0,29 persen, euro terkoreksi 0,10 persen, franc Swiss melemah 0,09 persen, dan poundsterling Inggris turun 0,03 persen.

Proyeksi Pergerakan Rupiah Hari Ini

Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif dengan rentang Rp17.900 hingga Rp18.050 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Investor disarankan mencermati perkembangan data ekonomi AS selanjutnya yang bisa memengaruhi arah kebijakan suku bunga The Fed.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top