TIDORE KEPULAUAN — Peresmian fasilitas ini merupakan bagian dari program Bhayangkari Peduli yang menyasar sejumlah titik di Maluku Utara. Selain di Desa Akekolano, bantuan serupa juga diberikan di Desa Galala, Kecamatan Oba Utara, serta menyentuh wilayah Halmahera Utara dan Halmahera Barat.
Gubernur Sherly Tjoanda menegaskan bahwa kehadiran fasilitas ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia berharap warga dapat memelihara dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara berkelanjutan.
“Semoga dengan diresmikannya fasilitas MCK dan sumur bor ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh warga setempat,” ujar Sherly dalam sambutannya.
Program Bhayangkari Peduli di Maluku Utara tidak hanya berhenti di Tidore Kepulauan. Data yang dihimpun menyebutkan, bantuan sumur bor dan MCK juga dibangun di Desa Talaga Paca, Kecamatan Tobelo Selatan, Kabupaten Halmahera Utara. Sementara itu, sumur bor tambahan diberikan untuk warga Desa Ngofakiaha di Kecamatan Malifut dan Desa Supu di Kecamatan Loloda.
Lima lokasi penerima manfaat ini tersebar di tiga daerah, menunjukkan jangkauan program yang cukup luas untuk memenuhi kebutuhan dasar di wilayah timur Indonesia.
Peresmian di Desa Akekolano menjadi puncak dari serangkaian kegiatan kemanusiaan yang digelar Bhayangkari. Sebelumnya, Ketua Umum Bhayangkari menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada tiga perwakilan pelajar, yakni M. Hafiz Karim dari SDN 2 Tidore Kepulauan, Zahwa dari SMPN 28 Tidore Kepulauan, dan Desinta A. Yani dari SMAN 5 Tidore Kepulauan.
Bantuan juga diberikan kepada tiga anak pengidap stunting yang membutuhkan perhatian khusus serta tiga perwakilan masyarakat lainnya. Penyerahan ini menegaskan fokus Bhayangkari pada isu kesehatan dan pendidikan anak.
Juliati Sigit Prabowo juga melakukan dialog interaktif secara virtual dengan penerima bantuan di Desa Galala, Talaga Paca, Ngofakiaha, dan Supu. Dalam kesempatan itu, ia meninjau langsung penyaluran 500 paket bantuan sosial di Polres Halmahera Utara serta memantau tim Bakti Kesehatan RSUD Tobelo yang tengah melaksanakan operasi katarak dan bibir sumbing.
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Umum Bhayangkari sebagai simbol resmi beroperasinya fasilitas MCK dan sumur bor. Prosesi dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan uji coba kran air bersih yang disaksikan langsung oleh Gubernur Maluku Utara serta rombongan.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut. “Kami berharap fasilitas yang telah dibangun tersebut dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelas Sherly.