Gubernur Maluku Utara Sherly Laos mengingatkan generasi muda agar tidak hanya mengejar popularitas di media sosial, tetapi juga membangun karakter, kemandirian, dan kemampuan hidup. Pesan itu disampaikan Sherly saat mengunjungi Jambore Nasional (Jamnas) Gerakan Pramuka 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Ia menegaskan, karakter tidak cukup diajarkan, melainkan harus dialami dan dilatih langsung.
JAKARTA — Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menyampaikan pesan tegas kepada generasi muda yang tengah mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) Gerakan Pramuka 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Ia mengingatkan agar para peserta tidak terjebak pada popularitas semu di media sosial, melainkan fokus membangun karakter dan kontribusi nyata.
Bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Sherly menyapa peserta Pramuka usia 11–15 tahun dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk kontingen Maluku Utara. Dalam kesempatan itu, ia menilai Jamnas bukan sekadar ajang berkemah dan bermain, melainkan proses pembelajaran yang membentuk keterampilan hidup.
Belajar Life Skills di Balik Suasana Kemah
Menurut Sherly, aktivitas yang tampak menyenangkan di perkemahan sejatinya sarat makna. Para peserta sedang belajar kemandirian, adaptasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, hingga kepemimpinan.
“Kelihatannya mereka camping dan having fun. Sebenarnya mereka sedang belajar life skills: mandiri, adaptasi, teamwork,