Warga kemudian meminta bantuan untuk mengendalikan kobaran api. Informasi kebakaran diterima Emergency Response Team (ERT) Gosowong dari salah seorang warga.
Menindaklanjuti laporan tersebut, ERT segera berkoordinasi dengan Manager Health, Safety and Environment (HSE). PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) lalu mengerahkan delapan personel ERT dan seorang paramedis, lengkap dengan kendaraan serta peralatan pemadam.
Tim memprioritaskan pemadaman pada titik-titik api dan area yang berpotensi menjadi jalur penyebaran. Setelah itu, tim melakukan pendinginan dan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Tim ERT melakukan pemadaman dengan menyesuaikan teknik penanganan dengan kondisi dan karakteristik lokasi. Selain memadamkan titik api, kami juga melakukan pendinginan dan penyisiran pada area sekitar untuk memastikan api benar-benar terkendali dan tidak kembali menyala,” ujar Kapten ERT NHM, Muhammad Irfan.
Dalam penanganan tersebut, NHM mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya alat pemadam api ringan (APAR), alat pemadam api berat, serta perlengkapan pendukung lain. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam tanggap darurat dan menjaga keselamatan masyarakat sekitar.