TERNATE — Pemerintah Kota Ternate memastikan kesiapan penyambutan ribuan peserta Rakernas JKPI yang akan tiba secara bertahap. Rombongan perdana yang dipimpin Presidium JKPI bersama sejumlah seniman telah lebih dulu tiba di kota tersebut menggunakan KM Sinabung.
Kedatangan para kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia dijadwalkan berlangsung mulai 25 Agustus mendatang. Panitia pelaksana terus memaksimalkan koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar seluruh rangkaian penyambutan berjalan optimal.
Booth Khusus dan Lounge Disiapkan di Bandara
Panitia telah berkoordinasi dengan otoritas bandara untuk menyiapkan booth khusus serta lounge penyambutan bagi para tamu. Setelah tiba di bandara, peserta selanjutnya akan diarahkan menuju akomodasi masing-masing yang telah disiapkan.
"Guna memastikan penyambutan berjalan optimal, koordinasi lintas OPD terus dimaksimalkan," ujar Rizal Marsaoly.
Jumlah Peserta Diprediksi Tembus 1.000 Orang
Berdasarkan data awal, sebanyak 868 peserta telah terkonfirmasi mengikuti agenda nasional tersebut. Angka itu dinilai masih berpotensi bertambah seiring mendekatnya hari pelaksanaan.
"Dari data awal sebanyak 868 peserta terkonfirmasi. Jumlah tersebut diprediksi dapat menembus lebih dari 1.000 orang menjelang hari pelaksanaan," katanya.
Perhotelan Penuh, UMKM dan Ojek Kebagian Dampak Ekonomi
Tingginya jumlah peserta mulai terasa dampaknya terhadap aktivitas ekonomi lokal. Sektor perhotelan disebut telah terisi penuh untuk masa tinggal peserta yang diperkirakan mencapai lima hingga enam hari.
Pelaku UMKM, perajin cenderamata, usaha kuliner, hingga jasa transportasi lokal seperti ojek diproyeksikan merasakan peningkatan aktivitas. Pedagang pasar juga diperkirakan kebagian berkah selama berlangsungnya agenda nasional tersebut.
Wajah Kota Rempah Disiapkan untuk Tamu dari Seluruh Indonesia
Pemkot Ternate melakukan pembenahan sejumlah titik strategis kota demi menyambut tamu dari berbagai daerah. Visual berupa stiker dan tulisan "Ternate Kota Rempah" mulai diperbarui agar tampilan kota lebih segar dan menarik.
Rizal menegaskan Rakernas JKPI bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum bagi Ternate memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, pusaka, dan identitasnya sebagai Kota Rempah kepada para kepala daerah serta peserta dari seluruh Indonesia. Seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi hingga hari pelaksanaan tiba.