PSM Makassar dan Persijap Jepara Aman dari Degradasi Berkat Keunggulan Head-to-Head

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Senin, 11 Mei 2026 | 00:36:01 WIB
PSM Makassar merayakan keberhasilan bertahan di Super League musim depan meski kalah dari Arema FC.

Kepastian nasib PSM Makassar dan Persijap Jepara di kasta tertinggi terjawab meski kompetisi masih menyisakan dua pekan. Walau menelan hasil kontras di laga ke-32, kedua tim dipastikan bertahan di Super League musim depan setelah mengunci keunggulan rekor pertemuan atas Persis Solo.

PSM Makassar sebenarnya memetik hasil minor saat bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Sabtu (9/5/2026). Skuad Juku Eja dipaksa menyerah 0-3 oleh tuan rumah Arema FC. Namun, kekalahan tersebut tidak menggoyahkan posisi mereka di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan raihan 34 poin.

Keunggulan Head-to-Head Selamatkan PSM dan Persijap

Secara matematis, poin PSM memang masih bisa disamai oleh Persis Solo yang kini tertahan di peringkat ke-16 dengan 28 poin. Jika Persis menyapu bersih dua laga sisa dan PSM terus kalah, kedua tim akan sama-sama mengoleksi 34 poin di akhir musim. Namun, regulasi head-to-head berpihak pada tim asuhan Bernardo Tavares.

PSM tercatat menang 4-3 saat bertandang ke Solo pada putaran pertama, November 2025. Sementara pada pertemuan kedua di Makassar, April 2026, kedua tim bermain imbang 1-1. Keunggulan agregat pertemuan ini membuat posisi PSM tidak mungkin lagi digeser oleh Laskar Sambernyawa.

Nasib serupa dialami Persijap Jepara. Berbeda dengan PSM, Laskar Kalinyamat memastikan diri bertahan dengan cara yang lebih meyakinkan lewat kemenangan telak 3-0 atas Persita Tangerang, Minggu (10/5/2026). Tambahan tiga poin membuat Persijap mengoleksi 34 poin dan duduk di posisi ke-13, unggul rekor pertemuan atas Persis (menang 2-1 dan seri 0-0).

Persis Solo dan Madura United Berebut Satu Slot Tersisa

Dengan amannya PSM dan Persijap, kini hanya tersisa satu slot degradasi yang akan diperebutkan oleh Persis Solo dan Madura United. Kondisi Madura United jauh lebih menguntungkan karena mereka masih mengantongi tiga pertandingan sisa dengan koleksi 32 poin.

Laskar Sape Kerrab hanya membutuhkan satu kemenangan lagi atau tiga hasil imbang untuk mencapai angka aman 35 poin. Perjuangan Madura United akan dimulai saat bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Senin (11/5/2026), disusul laga kontra PSIM Yogyakarta dan PSM Makassar.

Di sisi lain, Persis Solo wajib memenangkan dua laga terakhirnya melawan Dewa United Banten dan Persita Tangerang sambil berharap Madura United terjungkal di semua laga sisa mereka. Tugas ini tergolong berat mengingat nasib Persis kini sepenuhnya bergantung pada hasil tim lain.

Semen Padang dan PSBS Biak Resmi Turun Kasta

Sementara itu, dua tim sudah dipastikan terlempar ke Championship (Liga 2) musim depan. Semen Padang yang baru mengoleksi 20 poin dan PSBS Biak dengan 18 poin tidak mungkin lagi mengejar ketertinggalan poin di sisa kompetisi. Berikut adalah ringkasan peta persaingan degradasi dan promosi:

  • Tim Aman: PSM Makassar (34 poin), Persijap Jepara (34 poin).
  • Zona Merah: Persis Solo (28 poin), Madura United (32 poin - 3 laga sisa).
  • Resmi Degradasi: Semen Padang, PSBS Biak.
  • Tim Promosi: Garudayaksa FC (Juara), PSS Sleman (Runner-up), Adhyaksa FC (Peringkat 3).

Kompetisi kasta tertinggi musim depan akan kedatangan tiga wajah baru dari Championship. Garudayaksa FC naik kelas dengan status juara, didampingi PSS Sleman dan Adhyaksa FC yang sukses mengamankan tiket promosi setelah berjuang di babak play-off.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: suryakabar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top