Wagub Malut Sarbin Sehe Desak Pertamina Perbaiki Distribusi Solar Subsidi, Hanya 2 SPBU Layani

Penulis: Dedi Supriadi  •  Senin, 11 Mei 2026 | 20:07:01 WIB
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe mendesak perbaikan distribusi solar subsidi yang hanya tersedia di dua SPBU.

SOFIFI — Rapat tertutup di Aula Nuku Kantor Gubernur Maluku Utara, Senin (11/5/2026), menghasilkan satu kesimpulan: distribusi solar subsidi di provinsi itu timpang. Wakil Gubernur Sarbin Sehe menyebut data yang diterima pemda menunjukkan hanya dua SPBU yang menyalurkan biosolar bersubsidi. Satu berlokasi di Kota Ternate, satu lagi disalurkan langsung ke nelayan.

Stok Ada, Warga Tak Kebagian Solar

Sarbin mengungkapkan keanehan yang terjadi di lapangan. Pihaknya mendapat informasi bahwa stok solar subsidi tersedia, tetapi kenyataan di sejumlah SPBU justru sebaliknya.

“Berdasarkan informasi katanya stok ada, tapi fakta di lapangan tidak ada. Karena ini hak rakyat, sehingga kita setuju untuk mengawal,” ujar Sarbin kepada wartawan usai rapat.

Pertemuan itu dihadiri anggota Komisi II DPRD Maluku Utara, perwakilan Pertamina, serta Organda Damtruk Sofifi. Para sopir truk selama ini mengeluhkan antrean panjang dan SPBU yang kerap memasang papan pengumuman kosong untuk solar subsidi.

Rapat Berlanjut ke PT Migas, Pemda Minta Jatah 2026

Pemerintah provinsi tidak berhenti di rapat internal. Sarbin mengungkapkan pembahasan akan dilanjutkan dengan pimpinan PT Migas pada Selasa, 12 Mei 2026. Agenda utamanya adalah memperjuangkan kuota bahan bakar minyak subsidi untuk Maluku Utara pada tahun 2026.

“Pertemuan hari ini akan berlanjut besok dengan pimpinan PT Migas untuk memperoleh jatah kita di tahun 2026,” kata Sarbin.

Langkah ini diambil karena pemerintah daerah menilai kuota yang dialokasikan saat ini tidak sebanding dengan kebutuhan riil angkutan darat dan nelayan di kepulauan Maluku Utara.

Pekan Depan, Pemda Panggil Seluruh Pengelola SPBU

Pemprov Maluku Utara bersama Komisi II DPRD berencana menggelar pertemuan lanjutan dengan seluruh pengelola SPBU di provinsi itu pada pekan depan. Pertemuan akan melibatkan SPBU di Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Selatan, dan Halmahera Utara.

Sarbin menegaskan pemerintah akan mengawal tuntutan masyarakat agar distribusi biosolar subsidi berjalan merata. “Kami setuju untuk mengawal,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina belum memberikan pernyataan resmi mengenai langkah konkret yang akan diambil untuk menambah titik penyaluran solar subsidi di Maluku Utara.

Reporter: Dedi Supriadi
Sumber: haliyora.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top