MALUKU UTARA — Jansen menyampaikan kekagumannya dalam wawancara dengan laman resmi I.League, Rabu (18/2). Ia menilai gairah luar biasa dari para pencinta sepak bola Indonesia menjadi salah satu alasan ia betah menakhodai Serdadu Tridatu.
“Sepak bola dengan banyak gairah (passion). Itu sangat menyenangkan jika Anda melihat para penggemar, melihat para pemain, saya suka itu. Gairahnya sangat bagus,” ungkap Jansen.
Mantan pelatih PEC Zwolle itu merasakan dukungan suporter memberikan warna tersendiri yang tidak selalu ia temukan di negara lain. Ia pun mengaku senang bisa berkali-kali bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta dengan atmosfer yang luar biasa.
Di musim pertamanya menangani Bali United, Jansen melihat perkembangan signifikan dari anak asuhnya. Meski Serdadu Tridatu mengakhiri BRI Super League 2025/2026 di peringkat delapan dengan 51 poin dari 34 laga, ia tetap optimistis.
“Tapi sejujurnya saya sangat menyukainya jika melihat proses tim kami, kami mengambil langkah besar ke depan. Jadi saya sangat senang dengan apa yang saya lihat,” kata Jansen.
Jansen mengakui pengalaman pertamanya melatih di Indonesia memberinya pelajaran berharga. Ia menyebut dinamika kompetisi di Tanah Air sangat berbeda dengan apa yang ia alami di Eropa.
“Ya, ini tahun yang baik, saya belajar banyak dari sepak bola Indonesia karena sangat berbeda dengan apa yang saya alami di Eropa. Saya belajar banyak dan senang memiliki pengalaman ini,” pungkasnya.