9 Taman Nasional Ditutup Sementara Akibat Karhutla, Jadwal Pendakian Perlu Dicek Ulang

Penulis: Boyke Sihombing  •  Selasa, 01 September 2026 | 17:09:01 WIB
Petugas mengevakuasi pendaki dari jalur Gunung Semeru menyusul penutupan sementara Taman Nasional Bromo Tengger Semeru akibat karhutla.

MALUKU UTARA — Kabar ini penting bagi traveler yang sudah menyusun rencana liburan ke kawasan konservasi. Kementerian Kehutanan memutuskan menutup sementara sembilan taman nasional sebagai langkah penanganan karhutla dan pengurangan risiko yang lebih parah. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, di Palembang, Senin (31/8/2026).

Gunung Semeru Paling Terdampak

Dari sembilan taman nasional yang ditutup, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menjadi perhatian utama, khususnya jalur pendakian Gunung Semeru. Risiko tinggi di kawasan ini sempat membuat sekitar 170 pendaki terjebak sebelum akhirnya berhasil dievakuasi petugas.

"Penutupan ini bukan bermaksud untuk membatasi keinginan pendaki, tapi risiko sangat tinggi di TNBTS, sehingga mengakibatkan 170-an pendaki yang terjebak, namun bisa dievakuasi," jelas Raja Juli. Penutupan resmi akan disampaikan melalui surat edaran, dan informasi awal ini diumumkan lebih dulu kepada masyarakat sebagai pemberitahuan.

Daftar Lengkap Taman Nasional yang Ditutup Sementara

Selain TNBTS, berikut kawasan konservasi yang terdampak penutupan sementara:

  • Taman Nasional Kerinci Seblat (Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu)
  • Taman Nasional Gunung Ciremai (Jawa Barat)
  • Taman Nasional Tambora (Nusa Tenggara Barat)
  • Taman Nasional Manusela (Maluku)
  • Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (Kalimantan Barat/Tengah)
  • Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (Jawa Barat)
  • Taman Nasional Gunung Leuser (Aceh/Sumatera Utara)
  • Jalur tertentu di Taman Nasional Lorentz (Papua Tengah)

Dampak Operasional & Evakuasi

Kebakaran di kawasan konservasi ini ternyata ikut memengaruhi penanganan karhutla secara nasional. Sejumlah helikopter water bombing yang seharusnya difokuskan di enam provinsi prioritas harus dialihkan untuk memadamkan api di taman nasional.

"Beberapa helikopter yang harusnya diprioritaskan di enam provinsi yang mengalami karhutla, karena ada kebakaran di taman nasional membuat heli ini juga di-deploy ke taman nasional," ungkap Raja Juli. Alhasil, pemadaman di kawasan konservasi yang sulit dijangkau ini mengganggu konsentrasi pemerintah dalam menangani wilayah prioritas.

Masih Buka: 4 Kawasan Konservasi Ini

Kabar baiknya, Kementerian Kehutanan masih membuka secara terbatas sejumlah kawasan konservasi lain. Destinasi yang tetap bisa dikunjungi meliputi:

  • Taman Nasional Gunung Rinjani (NTB)
  • Taman Nasional Gunung Merbabu (Jawa Tengah)
  • Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang atau Argopuro (Jawa Timur)
  • Taman Nasional Gunung Halimun Salak (Jawa Barat)

Meski begitu, status kebakaran di kawasan konservasi bisa berubah sewaktu-waktu. Sebaiknya konfirmasi langsung ke balai taman nasional atau dinas pariwisata setempat sebelum berangkat, karena penutupan ini bersifat sementara dan mengikuti kondisi lapangan.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top