BOBONG — Peristiwa nahas itu terjadi di Desa Gela, Kecamatan Taliabu Utara. Kapolsek Gela, Ipda Imran Husaleka, membenarkan kedua korban diduga kuat meninggal akibat mengonsumsi racikan berbahaya yang dibuat sendiri.
"Berdasarkan keterangan para saksi, keduanya diduga meninggal karena mengkonsumsi minuman oplosan yang diracik sendiri dengan campuran menggunakan Spirtus, Susu Kental Cap Enak dan Kuku Bima," kata Ipda Imran Husaleka, Kamis (3/9/2026).
Berdasarkan keterangan polisi, racikan mematikan itu dibuat pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIT. LM disebut mengajak sejumlah rekannya untuk menenggak minuman oplosan tersebut.
Dalam racikan itu, mereka mencampurkan satu liter spirtus dengan susu kental manis dan tiga sachet minuman energi Kuku Bima. Selain kedua korban, polisi menyebutkan ada tiga orang lain yang turut serta, yakni TLM, ST, RB, dan S.
Kronologi bermula saat AB keluar dari rumah TLM pada Rabu (2/9/2026) dan memilih pulang ke rumah keluarganya di Dusun Lomo, Desa Gela. Sejak saat itu, kondisinya dilaporkan terus menurun.
Kemudian pada Kamis dini hari sekitar pukul 08.00 WIT, giliran LM yang dilarikan warga ke Puskesmas Gela dalam keadaan sakit parah. Petugas kesehatan yang menanganinya sempat mendengar keluhan terakhir korban sebelum akhirnya dirujuk.
Saat proses evakuasi menuju RSUD Bobong berlangsung, kabar duka datang. AB dilaporkan telah meninggal dunia di rumah keluarganya di Dusun Lomo. Sementara itu, nyawa LM tidak tertolong. Ia menghembuskan napas terakhir sebelum sempat dinaikkan ke long boat yang disiapkan untuk membawanya ke rumah sakit.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Gela bersama warga langsung mengevakuasi jenazah kedua korban. Sekitar pukul 09.00 WIT, jenazah AB dijemput keluarganya menggunakan long boat untuk dibawa kembali ke Desa Nggele, Kecamatan Taliabu Barat Laut.
"Anggota Polsek Gela bersama warga mengevakuasi Alm. LM menuju pelabuhan untuk dilarikan ke RSUD Bobong. Namun, LM menghembuskan nafas terakhir sebelum dinaikan ke long boat," tutup Ipda Imran Husaleka.