MALUKU UTARA — Shalini Adnani, sutradara kelahiran Chili dengan darah India yang berbasis di London, mempersembahkan film panjang pertamanya di panggung internasional. Karya berjudul Our Share of Sand ini akan memulai perjalanannya dari Venice Critics' Week, salah satu seksi kompetitif paling prestisius di Venice Film Festival. Dalam film ini, Adnani mengangkat isu lingkungan yang jarang disorot: krisis ekstraksi pasir sungai yang memicu erosi dan banjir di berbagai wilayah India.
Premis: Ketika Sang Ayah Terlibat dalam Krisis Pasir
Kisah berpusat pada Maya (Maya Mehta), seorang gadis muda yang kembali ke India bersama ibunya untuk bertemu dengan ayahnya, Rohan, yang selama ini terasing. Rohan, yang diperankan Mohammad Zeeshan Ayyub, adalah seorang pengusaha di bisnis penambangan pasir.
Setibanya di sana, Maya justru membangun kedekatan dengan Kiran (Krish Raj More), seorang pekerja muda di perusahaan ayahnya. Namun kecelakaan terjadi, dan investigasi polisi mengubah posisi Maya menjadi saksi kunci. Sang ayah berharap Maya membebaskannya dari tuduhan. Di sisi lain, kondisi mental sang ibu, yang diperankan Ellora Torchia, mulai goyah.
Di tengah tekanan itu, Maya mulai melihat pola keheningan dan eksploitasi yang selama ini disembunyikan keluarganya. Ia pun berani menghadapi kebohongan sang ayah dan keterlibatan keluarganya dalam praktik tersebut.
Krisis Pasir: 'Pasir Adalah Mata Uang'
Adnani sengaja memilih latar krisis pasir untuk cerita perdananya. Menurut catatan produksi, ia menjelaskan bahwa pasir telah menjadi komoditas yang tak terlihat nilainya oleh banyak orang.
"Pasir, di dunia ini, adalah mata uang — dan banyak orang tidak menyadari bahwa kita kehabisan pasir, dan ekstraksinya menyebabkan erosi lahan di seluruh dunia," tulis Adnani dalam catatan produksinya.
Klip eksklusif yang dirilis memperlihatkan dialog kunci antara Maya dan ayahnya. "Kita adalah keluarga. Kita terhubung oleh darah," kata Rohan. Maya menjawab dengan pertanyaan tajam: "Apa itu yang menurutmu menghubungkan kita?" Lalu ia menyebut apa yang ia yakini sebagai pengikat sebenarnya: "Rumah, uang."
Deretan Pemain dan Kru Berpengalaman di Balik Layar
Meski Maya Mehta baru pertama kali tampil di layar lebar, ia berdampingan dengan aktor-aktor yang sudah malang melintang. Mohammad Zeeshan Ayyub dikenal lewat film Article 15, Jogi, dan Raanjhanaa. Ellora Torchia adalah wajah yang akrab bagi penggemar serial dan film internasional lewat perannya di Midsommar dan House of the Dragon.
Adapun kru pendukung lainnya termasuk Ravi Patil sebagai Dadya dan Jyoti Dogra sebagai Art. Film ini diproduksi oleh Sara Bonakdar untuk Fifth Mirror Pictures, dengan Alan McAlex, Balthazar de Ganay, Giorgos Karnavas, dan Michael Graf turut memproduseri.
Jejak Karier Shalini Adnani di Festival Film Dunia
Sebelum Our Share of Sand, Adnani sudah mencuri perhatian lewat film pendeknya, White Ant. Karya tersebut tayang perdana di Sundance, masuk daftar panjang BIFA (British Independent Film Awards), serta meraih penghargaan Film Pendek Inggris Terbaik di Raindance 2023. White Ant kemudian diakuisisi oleh Canal+. Adnani adalah alumni London Film School dan Berlinale Talents.
Proyek Our Share of Sand dikembangkan bersama Film4 dan BFI. Produksi bersama Inggris-Yunani ini mengambil lokasi syuting di India dan digarap bersama Karnavas lewat perusahaannya, Heretic. Film ini juga dibuat berasosiasi dengan Suitable Pictures milik McAlex, yang dikenal lewat produksi Santosh dan Other Midnight.
Distribusi internasional film ini ditangani oleh Global Constellation, dan klip perdananya kini telah dapat disaksikan oleh publik.