MALUKU UTARA — Lebih dari separuh perjalanan pameran perumahan nasional ini menghasilkan respons positif bagi pengembang pelat merah. Konsumen yang telah memilih unit tidak langsung berhenti di tahap pemesanan, melainkan akan didampingi pelaku usaha hingga proses akad selesai.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumnas, Imelda Alini, menyebut tahapan tersebut merupakan langkah krusial agar aset yang dikembangkan negara benar-benar berdampak. “Hasil tersebut menjadi langkah awal yang akan ditindaklanjuti melalui pendampingan proses pembiayaan dan akad hingga hunian dapat dimiliki dan ditempati oleh masyarakat,” jelasnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Porsi Rumah Tapak Dominasi 46 Lokasi Pameran
Dari total lokasi yang dipasarkan, proporsi rumah tapak masih mendominasi dengan 36 kawasan, sementara 10 lokasi lainnya merupakan proyek hunian vertikal. Sebaran proyek ini mencakup wilayah strategis di Pulau Jawa hingga kawasan ekonomi baru, mulai dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Bali, dan Sulawesi.
Calon pembeli dapat mengakses transparansi penuh atas spesifikasi produk, mulai dari harga, tipe unit, progres pembangunan, hingga simulasi skema pembiayaan. Perumnas juga menghadirkan fasilitas show unit skala 1:1 pada pameran utama yang berlangsung di NICE, PIK, 27–30 Agustus 2026 untuk memberikan gambaran nyata tata ruang.
Arah Baru Pengelolaan Aset Negara
Bagi Perumnas, gelaran ini bukan sekadar ajang pameran properti. Imelda menegaskan bahwa keberlanjutan proses transaksi—mulai dari pemenuhan persyaratan administrasi, pengajuan pembiayaan, hingga serah terima kunci—menjadi bagian vital dalam memastikan dampak bergulir hingga ke masyarakat.
“Melalui penyediaan hunian, dukungan pembiayaan, dan pendampingan kepemilikan, Perumnas mengarahkan pengelolaan aset untuk menjawab kebutuhan perumahan di berbagai wilayah Indonesia,” ucap Imelda.
Inisiatif Danantara Housing Expo 2026 sendiri merupakan kolaborasi strategis antara BPI Danantara dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Ajang ini dirancang untuk memangkas rantai pertemuan antara pengembang, perbankan, mitra pembiayaan, hingga konsumen akhir dalam satu ekosistem.
Konsultasi Tidak Berhenti di Pameran
Masyarakat yang belum sempat mengunjungi lokasi pameran tetap dapat menjangkau layanan pemasaran. Perumnas membuka kanal digital melalui situs produk.perumnas.co.id, media sosial resmi, dan kantor pemasaran proyek di berbagai kota untuk melanjutkan proses konsultasi dan pemesanan unit.