TERNATE — Hasil minor kembali dialami Malut United di laga tandang. Bertemu PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5), tim kebanggaan Maluku Utara itu pulang tanpa poin usai kalah 0-2.
Dua gol tuan rumah dicetak Ze Valente melalui titik putih pada menit ke-45 dan Irfan di pengujung laga. Namun kekalahan ini menyisakan kekecewaan mendalam bagi pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo.
Kartu Merah Angulo Jadi Titik Balik
Jalannya pertandingan berubah drastis jelang turun minum. Wbeymar Angulo diganjar kartu merah langsung pada menit 45+6 setelah wasit menilai ia melakukan handball di kotak penalti.
Hendri Susilo secara terbuka mempertanyakan keputusan pengadil lapangan. "Saya mempertanyakan keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Angulo. Saya tidak puas dengan penjelasan pihak pengadil terkait keputusan tersebut," ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.
Sebelum insiden kartu merah, Malut United tampil dominan. Tim asuhan Jean-Paul van Gastel mencatatkan 70 persen penguasaan bola berbanding 30 persen milik PSIM. Dari 14 percobaan yang dilepaskan, tujuh di antaranya mengarah ke gawang.
Bermain dengan 10 Pemain, Perlawanan Tetap Diapresiasi
Tekel tak hanya soal kartu merah. Malut United juga kehilangan Tyronne del Pino akibat cedera pada akhir babak pertama. Meski demikian, Hendri menegaskan absennya Tyronne tidak memengaruhi skema permainan tim.
"Masalah muncul setelah wasit memberikan kartu merah. Cedera Tyronne tidak berpengaruh terhadap game plan kami karena masih ada opsi pemain di bangku cadangan," katanya.
Bermain dengan 10 pemain sejak menit akhir babak pertama, Malut United tetap berusaha memberikan perlawanan. Perwakilan pemain, Angga Saputro, mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya. "Pemain sudah berjuang memberikan perlawanan setelah kami bermain dengan 10 pemain. Namun, hasil belum sesuai harapan. Sekarang tugas kami bangkit pada laga berikutnya," ujar Angga.
Hendri pun memberikan apresiasi kepada anak asuhnya yang tak menyerah hingga peluit panjang dibunyikan. "Meski bermain dengan 10 pemain, anak-anak tetap berjuang hingga akhir. Saya sangat salut dan hormat kepada mereka," tuturnya.
Turun ke Posisi Enam, Jadwal Berikutnya Lawan Persita
Hasil ini membuat Malut United turun ke posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 52 poin. Mereka memiliki poin yang sama dengan Persebaya Surabaya, namun kalah dalam head to head.
Pada laga selanjutnya, Malut United dijadwalkan menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (16/5). Laga ini menjadi kesempatan bagi Laskar Kie Raha untuk kembali ke jalur kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.