Pencarian

Malut United Teken Kerja Sama dengan SL Benfica, Akademi Merah Putih Gratis untuk Anak Yatim di Ternate

Jumat, 15 Mei 2026 • 21:41:01 WIB
Malut United Teken Kerja Sama dengan SL Benfica, Akademi Merah Putih Gratis untuk Anak Yatim di Ternate
Dua pelatih asal Portugal dari SL Benfica mulai dampingi pelatihan anak-anak di Akademi Merah Putih Ternate.

TERNATE — Dua utusan SL Benfica, Lourenco dos Reis Ferreira dan Davide da Rocha Gomes, sudah berada di Ternate sejak Rabu (13/5) untuk memastikan standar pelatihan berjalan sesuai protokol klub asal Lisbon itu. Kedatangan mereka menjadi sinyal keseriusan kerja sama yang dikontrak selama lima tahun ke depan.

Prioritas Anak Yatim dan Keluarga Miskin

CEO Malut United, Willem D. Nanlohy, menegaskan bahwa akademi ini tidak memungut biaya sepeser pun. "Prioritas utama kami adalah mereka yang yatim piatu dan berasal dari keluarga kurang mampu di Maluku Utara, lalu diperluas ke Maluku dan Papua," ujarnya dalam pertemuan di Stadion Kie Raha.

Willem menyebut program ini mengusung konsep "pesantren sepak bola". Selain teknik bermain, anak-anak akan mendapat pendidikan karakter, pengawasan nutrisi, dan penguatan nilai agama. Targetnya bukan sekadar mencetak atlet, tetapi membentuk akhlak mulia sejak dini.

Dua Pelatih Portugal dan Standar Benfica

Dalam kontrak lima tahun, Benfica akan mengirimkan dua pelatih asal Portugal untuk mendampingi anak-anak secara langsung. Pelatih Malut United, Hendri Susilo, mengungkapkan bahwa para pelatih asing itu akan mengawasi rutinitas harian para pemain muda, mulai dari pola makan hingga pembentukan karakter.

"Mereka tidak hanya mengawasi saat berlatih sepak bola, tetapi juga dalam rutinitas harian," kata Hendri. Ia berharap standar pelatihan Benfica—yang dikenal sebagai salah satu produsen talenta muda terbaik dunia—bisa melahirkan pemain profesional dari Maluku Utara yang siap bersaing di level nasional maupun internasional.

Peresmian Akhir Pekan Ini

Akademi Merah Putih akan diresmikan secara resmi pada Sabtu, 16 Mei 2026. Program ini menjadi tonggak baru bagi sepak bola usia muda di wilayah timur Indonesia, mengingat akses terhadap pelatihan berstandar internasional masih sangat terbatas di Maluku dan Papua.

Willem menambahkan bahwa pendaftaran akan dibuka setelah peresmian. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga sosial untuk menjaring anak-anak yang benar-benar memenuhi kriteria prioritas.

Bagikan
Sumber: harapanrakyat.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks