Pencarian

BMKG dan RRI Perkuat Sistem Peringatan Dini Gempa di Maluku Utara, Jangkau Wilayah 3T hingga Pesisir

Sabtu, 23 Mei 2026 • 11:29:41 WIB
BMKG dan RRI Perkuat Sistem Peringatan Dini Gempa di Maluku Utara, Jangkau Wilayah 3T hingga Pesisir
BMKG dan RRI memperkuat sistem peringatan dini gempa untuk menjangkau wilayah 3T di Maluku Utara.

TERNATE — Kerja sama antara RRI dan BMKG ini bertujuan memastikan peringatan dini gempa dan tsunami sampai ke masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Maluku Utara yang merupakan daerah rawan gempa membutuhkan sistem diseminasi yang andal. Tidak semua warga di kepulauan seperti Morotai, Halmahera Barat, atau Kepulauan Sula memiliki akses internet yang stabil.

Mengapa Diseminasi Lewat RRI Jadi Kunci?

Radio masih menjadi media paling efektif di daerah dengan infrastruktur telekomunikasi terbatas. RRI memiliki jaringan pemancar yang tersebar hingga ke kecamatan-kecamatan. Dengan sistem ini, sirene BMKG bisa langsung memicu siaran langsung peringatan darurat di RRI tanpa jeda.

“Ini bukan sekadar siaran biasa. Sistemnya terintegrasi sehingga begitu BMKG mengeluarkan peringatan, RRI langsung menyiarkan secara otomatis,” ujar Kepala Stasiun RRI Ternate dalam keterangan yang diterima redaksi. Teknologi ini memotong waktu tunggu yang biasanya dibutuhkan untuk verifikasi manual.

Wilayah Pesisir Jadi Prioritas Utama

Daerah pesisir menjadi fokus utama karena risiko tsunami yang mengintai. BMKG mencatat Maluku Utara berada di sabuk gempa Pasifik yang aktif. Dalam setahun terakhir, gempa berkekuatan di atas 5 magnitudo tercatat beberapa kali mengguncang wilayah ini.

Warga di pesisir Halmahera Timur dan Tidore Kepulauan kini bisa mendengar peringatan langsung dari pengeras suara masjid atau speaker komunitas yang disambungkan ke frekuensi RRI. Sistem ini tidak bergantung pada listrik PLN yang kerap padam di daerah terpencil.

Bagaimana Sistem Ini Bekerja Saat Darurat?

Prosesnya berlangsung dalam hitungan detik. Sensor gempa BMKG mendeteksi getaran, data langsung dikirim ke pusat kendali. Jika memenuhi ambang batas peringatan, sinyal otomatis dikirim ke server RRI yang langsung memotong siaran reguler.

Siaran darurat berisi arahan evakuasi, titik kumpul aman, dan informasi terkini. Format siaran juga disesuaikan dengan bahasa lokal agar mudah dipahami warga di kampung-kampung. RRI Ternate telah menyiapkan konten dalam bahasa Ternate dan Tobelo.

Apa yang Harus Dilakukan Warga Saat Mendengar Peringatan?

Masyarakat diimbau tidak panik dan segera mencari informasi lanjutan melalui siaran RRI. Jika berada di pesisir dan merasakan guncangan kuat, jangan menunggu peringatan resmi. Segera menjauh ke tempat yang lebih tinggi.

BMKG juga mengingatkan agar warga tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. “Hoaks soal gempa dan tsunami sering muncul setelah kejadian. RRI jadi satu-satunya rujukan resmi yang bisa dipercaya,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Ternate.

Apakah Sistem Ini Sudah Diuji Coba?

Uji coba sistem diseminasi telah dilakukan di beberapa titik di Ternate dan Sofifi. Hasilnya, peringatan dapat diterima dalam waktu kurang dari satu menit setelah gempa terdeteksi. RRI berencana memperluas jangkauan ke 10 kabupaten/kota di Maluku Utara hingga akhir tahun.

Dengan penguatan ini, warga di pelosok tak lagi bergantung pada pesan beranting di WhatsApp atau informasi dari mulut ke mulut yang sering terlambat. Sistem ini menjadi tameng komunikasi pertama saat bencana datang tanpa??.

Apakah Semua Wilayah Maluku Utara Sudah Tercover?

Belum seluruhnya. RRI mengakui masih ada beberapa pulau terpencil yang belum terjangkau sinyal pemancar. Namun, kerja sama dengan pemerintah daerah tengah dijajaki untuk memasang repeater di titik-titik blank spot. Targetnya, seluruh kecamatan di Maluku Utara bisa menerima siaran RRI pada 2026.

Masyarakat yang tinggal di daerah blank spot bisa memanfaatkan radio komunitas atau perangkat komunikasi satelit yang disediakan BPBD setempat. Diseminasi informasi kebencanaan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas BMKG dan RRI.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks