TERNATE — Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, memperingatkan keras praktik titip-menitip dalam penerimaan siswa baru di tengah peluncuran SPMB Online 2026. Peringatan itu disampaikan langsung di hadapan jajaran Dinas Pendidikan dan para pemangku kepentingan, Selasa (2/6/2026). “Jangan sampai integritas kita terganggu oleh nepotisme atau titip-menitip hanya karena faktor pertemanan,” tegasnya.
Apa Sanksi bagi Pelaksana yang Melanggar Integritas?
Wagub Sarbin Sehe menekankan, kecanggihan aplikasi tidak akan berjalan optimal tanpa kualitas diri dan kejujuran para operator. Ia meminta komitmen para operator setara dengan pejabat publik agar tidak membuka celah kecurangan. Jika sistem berjalan jujur dan kuota sekolah terkunci otomatis, masyarakat diminta menerima hasil tanpa mencari jalur pintas melalui orang dalam.
Empat Jalur Seleksi: Prestasi, Afirmasi, Domisili, dan Mutasi
Penerapan SPMB daring ini membagi kuota ke dalam beberapa jalur sebagai solusi teknis akibat keterbatasan ruang kelas dan fasilitas sekolah. Pendaftaran untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB dibagi dua tahap. Tahap 1 mencakup Jalur Prestasi dan Jalur Afirmasi, sedangkan Tahap 2 mencakup Jalur Domisili (Zonasi) dan Jalur Mutasi.
DPRD Tegaskan Sistem Tak Bisa Diintervensi Siapa Pun
Ketua Komisi IV DPRD Maluku Utara, Muhajirin Bailusy, yang turut hadir memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan. Ia menegaskan bahwa sistem ini menjadi titik awal keterbukaan publik yang wajib dihormati semua pihak. “Kami menegaskan bahwa sistem ini tidak bisa lagi diintervensi oleh siapa pun, sekalipun oleh Wakil Gubernur, Sekda, maupun Komisi IV DPRD,” pintanya.
Uji Coba Aplikasi Libatkan Siswa Kelas 9
Untuk memastikan kesiapan teknis, panitia melibatkan siswa kelas 9 dalam agenda User Assessment Test (UAT). Uji coba ini bertujuan menguji keandalan, keamanan, dan kemudahan akses aplikasi sebelum digunakan secara massal. Implementasi SPMB daring tahun ini berlandaskan pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 serta Keputusan Menteri Nomor 14 Tahun 2026.
Pakta Integritas Ditandatangani Lintas Instansi
Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan pakta integritas bersama yang melibatkan berbagai instansi strategis. Turut hadir dan menandatangani komitmen antara lain perwakilan dari Pemerintah Provinsi Malut (Wagub dan Sekda Drs. Syamsuddin A. Kadir, M.Si.), Ombudsman RI Perwakilan Malut, Kepolisian Daerah Malut, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Malut, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Maluku Utara.
Kapan Pendaftaran SPMB Online 2026 Malut Dibuka?
Pendaftaran akan dibagi dalam dua tahapan jalur. Tahap 1 untuk Jalur Prestasi dan Jalur Afirmasi, sedangkan Tahap 2 untuk Jalur Domisili (Zonasi) dan Jalur Mutasi. Tanggal pasti pembukaan pendaftaran belum diumumkan, namun panitia memastikan sistem siap diakses setelah proses UAT selesai.
Siapa yang Paling Diuntungkan dengan Sistem Baru Ini?
Wagub Sarbin Sehe menekankan bahwa sistem ini dirancang untuk mewujudkan keadilan dalam pemenuhan amanat Undang-Undang wajib belajar 12 tahun. Masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses sekolah negeri karena praktik percaloan dan titip-menitip menjadi pihak paling diuntungkan. Pemprov Malut berharap SPMB tahun 2026 dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berkarakter, dididik dari ekosistem pendidikan yang bersih sejak hari pertama mendaftar sekolah.