TOBELO — Sebanyak 306 atlet, 80 pelatih dan asisten pelatih, serta 10 official dilepas langsung oleh Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua. Upacara pelepasan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), asisten bupati, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta panitia penyelenggara.
Target Ganda: Tuan Rumah yang Baik dan Juara Umum
Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Halmahera Utara sekaligus ketua kontingen, Roby Pangety, menegaskan komitmen daerah sebagai tuan rumah. “Sebagai tuan rumah, Kami tidak ingin mempermalukan di tanah kita sendiri Bumi HIBUA LAMO,” ujarnya dalam laporan yang disampaikan saat upacara.
Bupati Piet Hein Babua mengingatkan bahwa Halmahera Utara harus meraih dua kesuksesan sekaligus. Pertama, sukses menjadi tuan rumah dengan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen dari kabupaten dan kota lain. Kedua, sukses menjadi juara dengan nilai perjuangan murni, bukan hasil rekayasa.
Pesan Bupati: Tunjukkan Keramahan Kota Tobelo
Dalam sambutannya, Bupati Piet Hein Babua yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Halmahera Utara menyampaikan pesan khusus kepada para atlet. “Sebagai anak-anak Negeri Hibua Lamo dan sebagai anak cucu putra putri canga Hibua Lamo. Harus terus berjuang meraih prestasi dimanapun kita berada,” ungkapnya.
Bupati juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai kejujuran bertanding. “Kota Tobelo hari ini dikenal oleh seluruh kontingen dalam pekan olahraga ini, kita tunjukkan bahwa kota Tobelo penuh dengan keramahan,” ucap Bupati Piet Hein Babua.
Porprov V Maluku Utara 2026: Momentum Kebangkitan Olahraga
Porprov V Maluku Utara 2026 menjadi ajang bergengsi bagi Halmahera Utara yang bertindak sebagai tuan rumah. Dengan total 396 personel kontingen yang tersebar di 27 cabang olahraga, daerah ini mengincar posisi juara umum seperti yang pernah diraih pada edisi sebelumnya.
Bupati Piet Hein Babua berharap seluruh atlet yang tampil mampu membawa kebanggaan bagi masyarakat Halmahera Utara. Persiapan matang dan semangat sportivitas tinggi menjadi kunci meraih prestasi di ajang olahraga antar-kabupaten/kota se-Maluku Utara tersebut.