TERNATE — Ratusan keluarga dan kerabat memadati area Asrama Haji Kelas II Ternate sejak pagi. Mereka menanti kedatangan jamaah yang tergabung dalam Kloter 15 setelah berminggu-minggu menjalani puncak ibadah haji di Makkah dan Madinah.
Fahri Rizal Turuy membuka sambutan dengan lantunan puji syukur dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana kian khusyuk ketika ia mengucapkan selamat datang dalam bahasa Arab.
Harapan agar Ibadah Berbuah Keberkahan
“Atas nama keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku Utara beserta seluruh jajaran, kami mengucapkan ahlan wa sahlan kepada para haji dan hajjah. Selamat datang kembali di tanah air dan di bumi Maluku Kie Raha,” ujar Fahri di hadapan para jamaah.
Ia tak kuasa menahan haru melihat seluruh jamaah kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Pemerintah, kata Fahri, berharap rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan mendapat ridha Allah dan membawa predikat haji mabrur serta hajjah mabrurah.
Nilai Ibadah Dibawa ke Kehidupan Sehari-hari
Lebih dari sekadar seremoni, penyambutan ini menjadi pengingat bagi para jamaah untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama di Tanah Suci. Pemerintah mendorong agar semangat keimanan yang terbangun di Makkah dan Madinah terus diperkuat di kampung halaman.
“Kami berharap keberkahan ibadah ini tidak berhenti di sini. Tapi bisa dirasakan oleh diri sendiri, keluarga, dan masyarakat luas,” tambah Fahri.
Momen Kebersamaan Pemerintah dan Warga
Penyambutan Kloter 15 menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga. Acara berlangsung lancar tanpa hambatan, menandai kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini di Maluku Utara.
Para jamaah pun tampak bersahaja. Beberapa di antaranya langsung berpelukan dengan keluarga yang sudah lama menanti. Tangis haru dan senyum bahagia berbaur di aula asrama haji.