Pencarian

Empat Kebakaran Landa Sumbawa dalam Sepekan, Kerugian Tembus Rp657 Juta

Senin, 15 Juni 2026 • 14:08:01 WIB
Empat Kebakaran Landa Sumbawa dalam Sepekan, Kerugian Tembus Rp657 Juta
Empat kebakaran di Sumbawa dalam sepekan menyebabkan kerugian mencapai Rp657 juta.

MALUKU UTARA — Kepala Disdamkarmat Sumbawa, H. Sahabuddin, mengungkapkan hasil identifikasi di lapangan menunjukkan penyebab kebakaran rata-rata akibat arus pendek listrik. “Bahkan ada satu kejadian di Brang Biji, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik di mesin air yang dibiarkan hidup sepanjang hari,” ujarnya kepada Suara NTB, pekan kemarin.

Rincian Empat Lokasi Kebakaran dan Nilai Kerugian

Kejadian pertama terjadi di Desa Labuhan Mapin, 9 Juni 2026, meludeskan satu unit rumah milik Jafar dengan kerugian Rp7 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kebakaran kedua melanda Kelurahan Brang Biji, Rabu (10/6) pukul 22.45 WITA. Satu unit rumah milik Edi Bahtiar hangus terbakar dengan kerugian ditaksir Rp150 juta. Rumah dalam keadaan kosong saat kejadian, sehingga tidak ada barang yang bisa diselamatkan.

Insiden ketiga terjadi di Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape, Jumat (12/6) pukul 17.54 WITA. Satu unit rumah ludes terbakar dan satu unit lainnya terdampak, dengan total kerugian mencapai Rp300 juta.

Kejadian keempat di Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, Sabtu (13/6) pukul 13.30 WITA, menghanguskan dua unit rumah milik H. Saifuddin dan Subekti Saputra. Dua unit rumah lain milik Junaidi dan Hasbullah terbakar sekitar lima persen. “Penyebab kebakaran karena korsleting listrik dan saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong lantaran pemilik rumah masih berada di kebun,” urai Sahabuddin.

Instalasi Tua dan Kelalaian Jadi Pemicu Utama

Hasil investigasi sementara menunjukkan seluruh kebakaran dipicu korsleting listrik akibat instalasi yang sudah berumur. Kelalaian warga, seperti membiarkan mesin air menyala seharian, memperbesar risiko korsleting.

Disdamkarmat Sumbawa mengimbau masyarakat untuk memeriksa dan memperbarui instalasi listrik secara berkala. “Kami sudah mengimbau masyarakat untuk memperhatikan instalasi listrik mereka masing-masing guna menekan terjadinya hal yang tidak diinginkan,” tegas Sahabuddin.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa dari seluruh rangkaian kebakaran. Pihak kepolisian setempat masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait kerugian dan kemungkinan pelanggaran standar instalasi listrik di lokasi kejadian.

Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks