Pencarian

Hujan Deras Sejak Siang, Delapan Kawasan di Samarinda Terendam Banjir hingga Satu Meter

Selasa, 16 Juni 2026 • 22:30:02 WIB
Hujan Deras Sejak Siang, Delapan Kawasan di Samarinda Terendam Banjir hingga Satu Meter
Delapan kawasan di Samarinda terendam banjir hingga satu meter akibat hujan deras sejak siang hari.

MALUKU UTARA — Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang melanda Samarinda sejak siang hari menyebabkan genangan cepat meluap ke permukiman. Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda, Suwarso, melaporkan hingga pukul 14.50 Wita, sedikitnya delapan kawasan terpantau terdampak banjir. Kawasan tersebut meliputi Jalan Damanhuri Gang Ogok, Simpang Pramuka-Perjuangan, Jalan Mugirejo, Jalan AWS, Gunung Lingai, Jalan DI Panjaitan depan Terminal Lempake, Gunung Kapur, serta Jalan Gerilya.

Warga Tak Lagi Kaget, Banjir Jadi Rutinitas Tiap Hujan

Bagi warga di Kelurahan Mugirejo, banjir bukan lagi peristiwa luar biasa. Tokoh masyarakat setempat, Agus Aprianto, mengatakan masyarakat sudah terlalu akrab dengan bencana yang datang berulang tersebut. “Kalau hujan turun, pasti banjir. Airnya deras sekali. Kalau sudah masuk ke dalam gang, tingginya bisa sampai sekitar 1 meter dan sudah tidak bisa dilewati lagi,” ujarnya.

Agus menambahkan, ironisnya, justru hujan tanpa banjir yang kini menjadi hal langka di wilayah mereka. “Kalau sudah banjir, aktivitas warga ya off. Tidak bisa bergerak lagi. Kendaraan yang sudah terlanjur di dalam juga tidak bisa keluar,” katanya.

Polisi dan Relawan Turun, Imbau Waspada Arus dan Listrik

Di tengah genangan yang merendam permukiman, aparat kepolisian bersama relawan melakukan pemantauan di wilayah terdampak. Bhabinkamtibmas Kelurahan Mugirejo, Bripka Ahmad Imron, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap bahaya arus dan instalasi listrik. “Kami bersama rekan-rekan relawan memantau kondisi banjir di wilayah Kelurahan Mugirejo. Kami juga mengimbau anak-anak agar berhati-hati saat bermain di genangan banjir serta masyarakat yang terdampak untuk mewaspadai potensi bahaya listrik dan hal-hal lainnya,” ungkapnya.

Curah Hujan Tercatat 24,3 Milimeter, BPBD Pastikan Tak Ada Pohon Tumbang

Data BPBD Kota Samarinda mencatat curah hujan di kawasan Temindung mencapai 24,3 milimeter, sedangkan di wilayah Bandara APT Pranoto mencapai 24 milimeter. Suwarso memastikan tidak ada laporan fasilitas umum yang terdampak, maupun kejadian pohon tumbang dan tanah longsor akibat hujan deras kali ini.

Meski genangan yang terjadi dilaporkan tidak separah banjir besar yang pernah melanda Samarinda sebelumnya, persoalan mendasar bagi warga Mugirejo bukan lagi soal seberapa tinggi air menggenang. Setiap kali hujan turun, kehidupan mereka kembali ikut terhenti—sebuah siklus yang tak kunjung menemukan solusi permanen.

Bagikan
Sumber: busam.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks