Pencarian

Dinkes Halmahera Tengah Perkuat Kompetensi Pengelola Program Kesehatan di 8 Puskesmas, Targetkan Seluruh Wilayah

Sabtu, 20 Juni 2026 • 19:49:01 WIB
Dinkes Halmahera Tengah Perkuat Kompetensi Pengelola Program Kesehatan di 8 Puskesmas, Targetkan Seluruh Wilayah
Dinkes Halmahera Tengah menggelar pembinaan pengelola program kesehatan di delapan puskesmas.

HALMAHERA TENGAH — Delapan puskesmas di Kabupaten Halmahera Tengah menjadi lokasi awal pembinaan program Kesehatan Masyarakat yang digelar Dinas Kesehatan setempat. Kegiatan ini dirancang untuk memastikan setiap pengelola program mampu menjalankan manajemen secara optimal, mulai dari perencanaan hingga evaluasi.

Apa yang Dibahas dalam Pembinaan Ini?

Pembinaan yang dilakukan oleh Bidang Kesmas Dinkes Halmahera Tengah ini fokus pada tahapan manajemen program. Para pengelola puskesmas didampingi untuk menyusun perencanaan, melaksanakan kegiatan sesuai target, serta melakukan pemantauan dan evaluasi berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini merupakan respons atas hasil evaluasi kinerja Triwulan I, analisis laporan bulanan puskesmas, serta berbagai kendala yang ditemukan di lapangan. Dinkes memberikan pendampingan dan mencari solusi bersama agar capaian indikator program kesehatan terus meningkat.

Kepala Bidang: Pemahaman yang Sama Kunci Keberhasilan

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Halmahera Tengah, Chalid Abd. Halek, menegaskan bahwa penguatan kapasitas pengelola program merupakan faktor penting dalam keberhasilan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Setiap pengelola program harus memahami dengan baik bagaimana menyusun perencanaan, melaksanakan kegiatan sesuai target, serta melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala berdasarkan indikator program masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan ini bukan sekadar evaluasi, melainkan ruang pembelajaran bersama untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di puskesmas. “Kami ingin seluruh pengelola program memiliki pemahaman yang sama dalam pelaksanaan program. Dengan begitu, pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin baik dan target pembangunan kesehatan daerah bisa tercapai,” katanya.

Bukan Hanya Pembinaan, Ada Insentif untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Di sela-sela pembinaan, Bidang Kesehatan Masyarakat juga memberikan dukungan kepada kelompok sasaran kesehatan ibu dan anak. Sebanyak 17 orang menerima insentif di wilayah kerja Puskesmas Damuli, terdiri dari 11 ibu hamil dan 6 ibu menyusui yang telah melalui proses verifikasi sesuai kriteria.

Menurut Chalid, pemberian insentif ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu dan bayi. “Insentif diberikan kepada sasaran yang memenuhi kriteria. Harapannya dapat mendorong ibu hamil dan ibu menyusui lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan, menjaga kondisi gizi, serta mengikuti program kesehatan ibu dan anak,” jelasnya.

Target ke Depan: Seluruh Puskesmas di Halmahera Tengah

Pembinaan dilakukan secara bertahap. Setelah delapan puskesmas tersebut, kegiatan akan terus berlanjut ke puskesmas lainnya di Kabupaten Halmahera Tengah. Kepala Puskesmas beserta seluruh pengelola program kesehatan masyarakat turut hadir dalam setiap sesi pembinaan untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan program di tingkat pelayanan dasar.

Bagikan
Sumber: halmaherapost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks