Pencarian

Didier Deschamps Absen Pimpin Prancis vs Norwegia karena Ibu Meninggal Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 • 04:45:02 WIB
Didier Deschamps Absen Pimpin Prancis vs Norwegia karena Ibu Meninggal Dunia
Didier Deschamps absen memimpin Prancis saat melawan Norwegia karena ibunya meninggal dunia.

MALUKU UTARA — Kepergiaan Deschamps terjadi saat Prancis dan Norwegia sudah memastikan tiket ke babak gugur. Kedua tim sama-sama mengoleksi enam poin setelah menang atas Senegal dan Irak di dua laga awal. Prancis unggul selisih gol di puncak klasemen Grup I.

Guy Stephan Ambil Alih, Zidane Dikabarkan Sudah Deal

FFF memberikan izin penuh kepada Deschamps untuk terbang pulang dan menghadiri pemakaman. Belum ada kepastian kapan pelatih berusia 56 tahun itu akan kembali ke Amerika Utara. Laga 16 besar Prancis dijadwalkan pada Selasa, 30 Juni.

Deschamps sudah mengumumkan akan mundur dari timnas setelah Piala Dunia ini. Ia menukangi Les Bleus sejak 2012. Kabar beredar, Zinedine Zidane telah mencapai kesepakatan lisan untuk menggantikan mantan rekan setimnya di Juventus dan timnas Prancis itu.

Prancis vs Norwegia: Perebutan Posisi Juara Grup

Pertandingan Jumat nanti di Gillette Stadium, Boston, kick-off pukul 15.00 waktu setempat (20.00 WIB). Meski sudah lolos, status juara grup masih diperebutkan. Pemenang Grup I akan berhadapan dengan salah satu peringkat tiga terbaik di babak 32 besar.

Jika Prancis atau Norwegia lolos sebagai juara grup, mereka berpotensi bertemu Jerman di 16 besar. Sementara runner-up grup akan melawan lawan dari Grup E, yang kemungkinan besar adalah Pantai Gading—atau bisa juga Ekuador atau Curacao.

Warisan Deschamps: Dua Final Piala Dunia dan Satu Gelar

Deschamps adalah legenda hidup sepak bola Prancis. Ia memenangkan Piala Dunia 1998 dan Euro 2000 sebagai pemain. Sebagai pelatih, ia membawa Prancis juara Piala Dunia 2018 di Rusia. Dua tahun lalu, ia nyaris mengulang sukses itu, namun kalah 3-4 dari Argentina dalam salah satu final terbaik sepanjang sejarah.

Dua final Piala Dunia dalam empat edisi—prestasi yang langka bagi seorang pelatih. Kini, tanpa kehadirannya di pinggir lapangan, Guy Stephan harus menjaga ritme tim yang sudah terbukti solid di fase grup.

Bagikan
Sumber: fourfourtwo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks