JAKARTA — Dua kepala daerah asal Maluku Utara tercatat sebagai peserta dalam KPPD Angkatan III Lemhanas RI. Selain Bupati Halmahera Tengah Ikram M. Sangadji, hadir pula Bupati Pulau Morotai. Mereka bergabung dengan 23 kepala daerah lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia.
Empat Konsensus Bangsa Jadi Bekal Utama Kepala Daerah
Selama dua pekan, para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai empat konsensus dasar bangsa. Materi yang diberikan mencakup isu-isu strategis nasional dan global, manajemen pemerintahan, hingga penguatan kepemimpinan yang visioner dan berintegritas.
Program ini dirancang untuk membekali kepala daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih adaptif dan responsif terhadap kepentingan masyarakat.
Diskusi Lintas Daerah: Berbagi Pengalaman Pengelolaan Pemerintahan
Bupati Ikram tidak hanya menerima materi di ruang kelas. Ia juga berbaur dan berdiskusi dengan 24 kepala daerah lainnya. Mereka membahas berbagai isu strategis kebangsaan serta bertukar pengalaman dalam pengelolaan pemerintahan daerah masing-masing.
Kehadiran dua kepala daerah dari Maluku Utara dalam angkatan ini dinilai menjadi kebanggaan tersendiri. Hal ini menandakan partisipasi aktif kepala daerah dari provinsi tersebut dalam program pembinaan kepemimpinan nasional berskala strategis.
Target Sepulang dari Jakarta: Percepatan Pembangunan Halmahera Tengah
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap, melalui kegiatan ini, Bupati Ikram dapat membawa wawasan, pengalaman, serta jejaring baru. Semua itu diyakini bermanfaat bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Halmahera Tengah.
Keikutsertaan ini menjadi bagian dari komitmen Bupati Ikram untuk terus meningkatkan kapasitas diri sebagai pemimpin daerah sekaligus memperluas jejaring strategis.