Pencarian

Kesepakatan Damai, PT Permata Obi Tanggung Seluruh Perbaikan KM Queen Mary Usai Tabrakan di Pelabuhan Jailolo

Selasa, 18 Agustus 2026 • 18:27:31 WIB
Kesepakatan Damai, PT Permata Obi Tanggung Seluruh Perbaikan KM Queen Mary Usai Tabrakan di Pelabuhan Jailolo
PT Permata Obi menanggung seluruh biaya perbaikan KM Queen Mary pasca kesepakatan damai di Pelabuhan Jailolo.

JAILOLO — Rangkaian penyelesaian damai pasca tabrakan dua kapal di Pelabuhan Jailolo, Halmahera Barat, mulai menemui titik terang. PT Permata Obi selaku pemilik KM Permata Obi menyatakan komitmennya menanggung penuh biaya perbaikan KM Queen Mary yang rusak akibat benturan keras tersebut.

Kepala Cabang Jailolo PT Ibu Putera Mandiri, Faisal Hi Wahab, mengonfirmasi bahwa pertemuan antara kedua belah pihak telah menghasilkan kesepakatan bulat. Pihaknya memastikan seluruh kerusakan yang dialami KM Queen Mary menjadi tanggung jawab penuh manajemen PT Permata Obi.

"Jadi kemarin dari hasil pertemuan dari kedua belah pihak, dari pihak pertama kapal Permata Obi dan Queen Mary bahwa kita sudah sepakati bahwa kerugian yang dialami Queen Mary itu dari pihak Permata Obi sudah sepakat bertanggung jawab menggantikan kerusakan yang dialami Queen Mary akibat tabrakan," ujar Faisal saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2026).

Lambung Kapal Ditambal untuk Perjalanan ke Bitung

Langkah pertama yang diambil adalah penanganan darurat terhadap fisik kapal. Bagian lambung KM Queen Mary yang penyok dan bocor akibat tabrakan telah menjalani proses pengelasan dan penambalan.

Perbaikan sementara ini dilakukan agar KM Queen Mary memiliki kelaiklautan yang cukup untuk berlayar menuju galangan kapal (docking) di Bitung, Sulawesi Utara. Di sana, kapal akan menjalani pemeriksaan dan perbaikan menyeluruh untuk memastikan kondisinya kembali prima.

"Untuk penyelesaian awal penanganan darurat sudah di-acc, sudah diselesaikan. Lambungnya sudah dilas, ditambal, untuk bagaimana kita melakukan perjalanan ke Bitung. Jadi nanti sudah di Bitung baru diperbaiki lagi, dikroscek lagi," tambahnya.

Kapal Kayu Pengganti Disiapkan untuk Layani Masyarakat

Demi menjaga kelancaran arus transportasi laut bagi warga, PT Ibu Putera Mandiri tengah menyiapkan kapal kayu Cahaya Nusantara sebagai armada pengganti sementara. Namun, kapal tersebut masih harus menyelesaikan sejumlah tahapan administrasi sebelum resmi dioperasikan.

Manajemen berjanji akan mengawal ketat proses docking KM Queen Mary di Bitung agar kapal bisa segera kembali beroperasi melayani rute pelayaran masyarakat. Percepatan proses perbaikan menjadi prioritas utama agar layanan transportasi laut tidak terganggu terlalu lama.

"Untuk sementara ini kita mungkin antisipasi kapal kayu Cahaya Nusantara, cuma sementara ini masih proses pengurusan surat-surat. Tapi nanti docking dulu. Kami juga akan berupaya mempercepat proses docking Queen Mary agar bisa kembali melayani masyarakat. Pada intinya pihak Permata Obi siap ganti rugi semua kerusakan yang dialami Queen Mary," pungkasnya.

Follow kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tandaseru.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks