Pencarian

PAMA INDO dan LPB Pama Bessai Berinta Latih 10 Petani Jahe Merah di Kutai Timur, Garap Kualitas hingga Tembus Pasar Jamu

Rabu, 19 Agustus 2026 • 13:26:01 WIB
PAMA INDO dan LPB Pama Bessai Berinta Latih 10 Petani Jahe Merah di Kutai Timur, Garap Kualitas hingga Tembus Pasar Jamu
Petani peserta pelatihan budidaya jahe merah mengikuti praktik langsung di lahan demplot di Balai Kebun Polmas 1, Kutai Timur.

MALUKU UTARA — Pelatihan yang berlangsung di Balai Kebun Polmas 1 ini tidak hanya membekali petani dengan teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan. Peserta diajarkan tahapan budidaya jahe merah, mulai dari teknik penanaman, pemeliharaan, hingga penanganan pascapanen agar kualitas produk tetap terjaga. Materi pelatihan menghadirkan Hartanto, praktisi sekaligus Penyuluh Swadaya Pertanian dan Kehutanan asal Tapin, sebagai fasilitator.

Penerapan SOP Jadi Kunci Utama

CSR PT Pamapersada Nusantara, Sandi Chrisma Wardana, menegaskan bahwa penerapan Standard Operating Procedure (SOP) menjadi kunci untuk menghasilkan produk pertanian yang konsisten dan berkualitas. Menurutnya, SOP yang baik akan menjaga kualitas dan kuantitas hasil panen, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya Kelompok Tani Polmas Desa Suka Rahmat.

Pada hari pertama, peserta langsung mempraktikkan materi di lahan demplot milik petani yang memasuki musim tanam pertama. Hari kedua difokuskan pada teknik penyimpanan benih dan penanganan penyakit Fusarium Wilt, salah satu ancaman utama bagi tanaman jahe merah.

Uji Kualitas Berbuah Peluang Pasar Baru

PAMA INDO dan LPB Pama Bessai Berinta tidak berhenti pada peningkatan kapasitas produksi. Mereka juga memfasilitasi temu pasar yang mempertemukan perwakilan istri petani dengan Dapur Jamu Ibu di Bontang. Dalam pertemuan tersebut, pemilik Dapur Jamu Ibu, Indah, menyatakan ketertarikannya untuk menyerap hasil panen jahe merah dari Desa Suka Rahmat.

Ketertarikan itu muncul setelah dilakukan uji kualitas terhadap sampel jahe merah yang dibawa oleh fasilitator LPB Pama Bessai Berinta. Indah menilai jahe merah dari Desa Suka Rahmat memiliki kualitas baik, dengan karakter warna lebih merah dan cita rasa pedas lebih kuat dibandingkan produk dari luar daerah. Hal ini dinilai berpotensi memenuhi kebutuhan bahan baku produk herbal.

Membangun Ekosistem Usaha Tani Mandiri

Koordinator LPB Pama Bessai Berinta, Rifki Maulana, mengatakan pelatihan ini diarahkan untuk membangun pola usaha tani yang lebih terarah dan memiliki peluang pengembangan pasar. Melalui rangkaian kegiatan ini, perusahaan mendorong terbentuknya ekosistem usaha tani jahe merah yang tidak hanya produktif, tetapi juga memiliki standar kualitas dan akses pasar yang lebih baik.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri petani untuk mengembangkan usaha secara profesional dan mandiri. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya PAMA INDO dalam mendorong kemandirian masyarakat pascatambang serta membangun ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan di wilayah binaan.

Follow kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tambang.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks