SAMARINDA — Malut United harus mengakhiri musim dengan kekalahan berat. Bertandang ke markas Borneo FC, tim berjuluk Laskar Kie Raha itu tak berdaya dan kebobolan tujuh gol. Namun, di balik kekalahan itu, ada satu nama yang menjadi perhatian khusus bagi warga Maluku Utara: Muhammad Sihran.
Muhammad Sihran, pemain kelahiran Kelurahan Fitu, Kota Ternate, justru bermain untuk Borneo FC. Ia masuk pada babak kedua dan langsung menambah variasi serangan tim tuan rumah. Pada menit ke-78, Sihran sukses menyambar bola muntah hasil tepisan kiper Malut United, M Ridwan, dan mencetak gol keenam untuk Pesut Etam.
Gol itu menjadi satu-satunya gol yang dicetak pemain asal Maluku Utara dalam laga yang berakhir 7-1 untuk kemenangan Borneo FC.
Sejak awal laga, Borneo FC langsung tampil menekan. Baru memasuki menit ke-7, Mariano Peralta membuka keunggulan lewat sepakan keras dari luar kotak penalti. Empat menit berselang, Peralta kembali menggandakan keunggulan setelah menerima umpan Caxambu.
Dominasi tuan rumah berlanjut. Pada menit ke-12, Juan Villa memanfaatkan kesalahan lini belakang Malut United untuk mencetak gol ketiga. Gol keempat lahir pada menit ke-28 melalui Obieta yang memanfaatkan umpan matang Peralta. Babak pertama ditutup dengan skor 4-0.
Memasuki babak kedua, Borneo FC tetap menjaga intensitas permainan. Obieta kembali mencetak gol pada menit ke-57 setelah memanfaatkan umpan Caxambu, mengubah skor menjadi 5-0. Malut United sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-76 melalui Frets Listanto yang memanfaatkan umpan terobosan David Maulana.
Namun, harapan untuk bangkit pupus. Dua menit berselang, Muhammad Sihran mencetak gol keenam. Pesta gol Borneo FC ditutup pada menit ke-93 melalui Kaio yang melakukan aksi individu sebelum melepaskan tembakan keras dari sisi kanan. Skor 7-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini membuat Borneo FC mengoleksi 79 poin, sejajar dengan Persib Bandung di puncak klasemen. Namun, Persib Bandung tetap berhak atas gelar juara Super League 2025/2026 karena unggul head to head atas Borneo FC. Bagi Malut United, kekalahan telak ini menjadi catatan penting untuk evaluasi musim depan.