Pencarian

Charlotte Edwards Pusing Pilih Pemukul Inggris untuk Piala Dunia T20 Wanita

Selasa, 26 Mei 2026 • 03:34:01 WIB
Charlotte Edwards Pusing Pilih Pemukul Inggris untuk Piala Dunia T20 Wanita
Charlotte Edwards menghadapi tantangan memilih pemukul Inggris jelang Piala Dunia T20 Wanita.

MALUKU UTARA — Kemenangan 2-1 atas Selandia Baru memang jadi hasil positif. Tapi buat Charlotte Edwards, seri itu justru membuka banyak tanda tanya besar di sektor batting. Apalagi dua pilar utama, kapten Nat Sciver-Brunt dan opener Danni Wyatt-Hodge, absen sepanjang musim panas ini.

Dua Pilar Absen, Peluang Terbuka Lebar

Sciver-Brunt masih dalam pemulihan cedera betis. Wyatt-Hodge melewatkan seri ODI dan T20 lawan Kiwi untuk menemani istrinya, Georgie, melahirkan anak pertama mereka. Namun, Wyatt-Hodge dipastikan tersedia untuk tiga laga T20 melawan India mulai Kamis di Chelmsford.

“Saya benar-benar tidak tahu XI terbaik saya saat ini,” kata Edwards kepada BBC Sport setelah timnya menghajar New Zealand tujuh wicket di Hove. “Tapi yang dilakukan para pemain adalah terus mengangkat tangan. Ada banyak kombinasi yang ingin kami coba.”

Bowling Kokoh, Batting Masih Misteri

Edwards lebih percaya diri dengan lini bowling. Duet powerplay Lauren Bell dan Linsey Smith tampil garang, ditambah duet spin Sophie Ecclestone dan Charlie Dean yang dominan di middle overs. Masalah justru ada di komposisi batting dan peran all-rounder.

“Saya mungkin lebih yakin dengan bowling. Tapi para pemukul memberi saya sakit kepala. Itu yang Anda inginkan—orang-orang yang ingin mengangkat tangan,” ujar Edwards.

Kompetisi Ketat di Urutan Atas dan Tengah

Wyatt-Hodge hampir pasti langsung kembali sebagai opener. Pertanyaannya, siapa yang pantas mendampinginya? Alice Capsey yang naik posisi saat Wyatt-Hodge absen langsung mencetak 74* di laga pembuka Derby, tapi hanya mampu 18 dan 3 di dua laga berikutnya. Sementara Sophia Dunkley, partner reguler Wyatt-Hodge, masih terjebak pola frustrasi: start bagus, gagal konversi jadi skor besar (8, 26, 22).

Sciver-Brunt dan Heather Knight tetap menjadi tulang punggung middle order. Meski strike-rate Knight yang hanya 100 sempat bikin tekanan menumpuk, kecil kemungkinan duet ini diubah menjelang Piala Dunia kandang.

Kunci Keseimbangan: Kemampuan Bowling Sciver-Brunt

Keseimbangan tim sangat tergantung pada sejauh mana Sciver-Brunt bisa kembali melempar bola. Edwards tak khawatir dengan kaptennya yang baru bermain dua laga kompetitif sejak Februari. “Kalau ada satu orang di kriket dunia yang Anda tidak keberatan minim kriket, itu Nat,” tegasnya.

Dengan kembalinya Sciver-Brunt dan Wyatt-Hodge, posisi all-rounder Dani Gibson dan Freya Kemp jadi paling terancam. Keduanya pemukul power, bisa bowling di semua fase, dan lincah di lapangan. Kemp juga punya nilai plus sebagai opsi kidal. Tapi satu dari mereka—atau Capsey—kemungkinan besar akan tersingkir.

Uji Nyata Lawan India

Selandia Baru memang juara bertahan T20, tapi seri lawan mereka tidak memberikan tekanan sepadan. Tiga laga kontra India jadi ujian sesungguhnya sebelum Piala Dunia. “Kami bermain tanpa dua pemain itu dan Lauren Bell yang diistirahatkan. Itu yang paling memuaskan—kami punya kedalaman skuad dan baru saja mengalahkan juara dunia. Kami sangat senang,” tutup Edwards.

Bagikan
Sumber: bbc.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks