MOROTAI — Kemenangan ini langsung disambut euforia suporter tuan rumah yang memadati Stadion Bangsaha. Bagi Pulau Morotai, gelar ini adalah yang pertama sejak ajang serupa digelar 24 tahun lalu, menjadikannya momen bersejarah bagi sepak bola pelajar di wilayah tersebut.
Babak Pertama: Morotai Tekan Sejak Awal, Unggul 1-0
Sejak peluit pertama dibunyikan, Morotai langsung tampil menekan. Strategi agresif yang diterapkan pelatih M. Panduko membuahkan hasil saat timnya berhasil membuka keunggulan 1-0 pada babak pertama.
Tertinggal satu gol, Halbar mencoba bangkit. Namun, pertahanan kokoh yang dibangun lini belakang Morotai membuat skor bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Serangan Balik Mematikan, Tiga Gol Tanpa Balas
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin tinggi. Kedua tim saling melancarkan serangan, namun Halbar berulang kali gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan.
Sebaliknya, Morotai justru mampu mengobrak-abrik lini belakang Halbar melalui serangan balik cepat. Dua gol tambahan berhasil dicetak, memastikan kemenangan telak 3-0 yang bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Penutupan POPDA XII: Sekda Malut Pimpin Upacara
Usai pertandingan final, rangkaian agenda POPDA XII Provinsi Maluku Utara resmi ditutup. Prosesi penutupan di Stadion Bangsaha dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsudin A. Kadir, yang hadir mewakili Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.
Turut mendampingi dalam agenda penutupan tersebut Wakil Bupati Morotai, Rio Christian Pawane. Kehadiran para pejabat daerah menandai pentingnya ajang ini sebagai wadah pembinaan atlet pelajar di Maluku Utara.