TERNATE — Rencana pelaksanaan Salat Iduladha 1447 H di Kota Ternate resmi dialihkan ke Lapangan Sigi Lamo. Pemkot setempat saat ini tengah mematangkan seluruh persiapan teknis dan logistik untuk menyambut ribuan jamaah yang akan hadir pada hari raya nanti.
Pemindahan lokasi dari tempat sebelumnya ke Lapangan Sigi Lamo didasari oleh sejumlah pertimbangan teknis. Salah satunya adalah kapasitas lahan yang lebih luas dan representatif untuk menampung jamaah dalam jumlah besar. Pemerintah kota ingin memastikan setiap warga dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.
Selain itu, akses menuju Lapangan Sigi Lamo dinilai lebih mudah dijangkau oleh warga dari berbagai kelurahan. Faktor keamanan dan kelancaran lalu lintas juga menjadi perhatian utama dalam proses pemindahan ini.
Pemkot Ternate telah menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari panggung utama, tempat wudhu darurat, hingga jalur evakuasi. Petugas dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan aparat keamanan akan dikerahkan untuk mengatur arus jamaah dan kendaraan di sekitar lokasi.
Pihak pemkot juga berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat dan pengurus masjid besar di Ternate untuk menyelaraskan jadwal serta tata cara pelaksanaan salat. "Kami ingin semuanya berjalan lancar, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah," ujar perwakilan Pemkot Ternate dalam keterangan resminya.
Salat Iduladha 1447 H akan digelar pada pagi hari setelah khutbah wukuf di Arafah. Waktu pelaksanaan akan diumumkan lebih lanjut oleh Kementerian Agama Kota Ternate setelah penetapan 1 Zulhijah. Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi resmi dari pemkot dan Kemenag setempat.
Pemkot Ternate belum mengumumkan secara detail rekayasa lalu lintas di sekitar Lapangan Sigi Lamo. Namun, pihak Dinas Perhubungan telah menyiapkan skema pengalihan arus kendaraan untuk mengurai kepadatan. Petugas akan ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk membantu pengaturan jalan.
Warga yang hendak melaksanakan salat Iduladha diimbau untuk datang lebih awal dan memarkir kendaraan di lokasi yang telah disediakan. Pemkot juga mengimbau jamaah untuk tetap menjaga protokol kesehatan, terutama bagi lansia dan anak-anak.
Selain Lapangan Sigi Lamo yang menjadi lokasi utama, Pemkot Ternate juga menyediakan beberapa masjid dan lapangan di masing-masing kecamatan sebagai tempat salat alternatif. Hal ini untuk mengantisipasi jika jumlah jamaah melebihi kapasitas yang ada. Setiap kelurahan telah diminta untuk melaporkan titik-titik lokasi yang siap digunakan.
Pemerintah kota memastikan bahwa seluruh persiapan akan selesai H-1 sebelum hari raya. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momen Iduladha untuk memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial melalui ibadah kurban.