TERMATE — Warga Kota Ternate tak perlu menunggu lama untuk memiliki pimpinan definitif di sejumlah dinas vital. Pemerintah Kota Ternate resmi membentuk panitia seleksi (Pansel) untuk menggelar lelang 12 jabatan kepala dinas yang selama ini hanya diisi oleh pelaksana tugas.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ternate, Samin Marsaoly, mengatakan langkah ini merupakan komitmen Wali Kota untuk menghilangkan kekosongan jabatan di lingkungan pemerintahan daerah.
“Panitia Seleksi (Pansel) telah dibentuk dan akan segera menjalankan proses lelang jabatan untuk mengantisipasi kekosongan pejabat di lingkungan Pemkot Ternate,” kata Samin, Senin (25/5/2026).
12 Jabatan yang Akan Dilelang, dari Dinas Pendidikan hingga Asisten I
Proses seleksi ini mencakup 12 posisi strategis yang tersebar di berbagai bidang pelayanan publik. Daftar lengkapnya meliputi Kepala Dinas Perikanan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Dinas DPMPTSP, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, BKAD, BPBD, Asisten I, Staf Ahli, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Menurut Samin, pengisian jabatan ini mendesak karena banyak pejabat JPT yang memasuki masa pensiun pada tahun 2026. “Kekosongan jabatan dapat berdampak terhadap penilaian Surat Perjanjian Kerja (SPK) dalam sistem tata kelola kepegawaian,” ujarnya.
Mengapa Proses Lelang Digelar Sekarang?
Keputusan mempercepat lelang jabatan ini tak lepas dari faktor administrasi dan tata kelola pemerintahan. Samin menyebut bahwa keberadaan pejabat definitif menjadi syarat penting dalam penilaian kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
Proses seleksi nanti akan menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) Manado. Para peserta akan menjalani Computer Assisted Competency Test (CACT) melalui sistem CAT di Kantor UPT BKN Regional XI di Kelurahan Jati.
“Selanjutnya pansel akan melakukan tahapan seleksi berupa penulisan makalah, wawancara, dan penelusuran rekam jejak,” tambah Samin.
Siapa yang Bertanggung Jawab Menyeleksi?
Panitia seleksi diketuai oleh Saiful Deni dari Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU). Total lima anggota pansel terdiri dari tiga unsur eksternal dan dua internal dari BKPSDM. Rektor Universitas Khairun (Unkhair) juga dilibatkan untuk memastikan objektivitas proses seleksi.
Lelang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni 2026. Pemerintah kota menargetkan seluruh 12 jabatan sudah terisi pejabat definitif pada awal Juli 2026.