TERNATE — Dua peristiwa bencana di Kota Ternate mendapat respons langsung dari pemerintah daerah. Sekretaris Daerah Rizal Marsaoly menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Kelurahan Maliaro dan korban kebakaran di Kelurahan Fitu, pekan ini.
Bantuan yang disalurkan merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Ternate, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Ternate, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate. Bentuk bantuan bervariasi, mulai dari uang tunai hingga logistik kebutuhan dasar.
Bantuan untuk Dua Titik Bencana
Untuk korban banjir, bantuan diberikan kepada Rusli Yusup (57) dan Ibu Sundari, warga RT 02/RW 01 Lingkungan Batu Anteru, Kelurahan Maliaro. Bantuan ini disalurkan melalui program Ternate Peduli Baznas.
Sementara itu, korban kebakaran di RT 04/RW 02 Kelurahan Fitu, Susan Setyawati Talaba (33), menerima uang tunai serta paket logistik dari BPBD Kota Ternate. Paket tersebut meliputi tikar, terpal, selimut, sembako, mi instan, dan air mineral.
Instruksi Sekda: Perbaiki Infrastruktur Penyebab Banjir
Dalam kesempatan itu, Rizal Marsaoly tidak hanya memastikan bantuan tersalur. Ia secara spesifik meminta seluruh perangkat daerah untuk bergerak cepat menangani dampak bencana, termasuk memperbaiki infrastruktur yang menjadi pemicu banjir di sejumlah titik.
“Penanganan harus cepat dan tepat, jangan sampai warga terlalu lama terdampak,” ujar Rizal Marsaoly.
Pernyataan itu menegaskan bahwa Pemkot Ternate tidak boleh lambat dalam merespons setiap kejadian yang berdampak langsung kepada masyarakat. Instruksi ini menjadi sinyal bahwa penanganan pascabencana tidak berhenti pada pembagian bantuan semata.
Komitmen Pemkot Ternate di Setiap Kondisi Darurat
Pemerintah Kota Ternate menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap kondisi darurat. Bantuan yang disalurkan kali ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan dasar para korban sementara waktu.
Langkah selanjutnya, Pemkot akan memastikan proses pemulihan dan perbaikan infrastruktur berjalan sesuai target. Masyarakat di dua kelurahan terdampak pun diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.