TIDORE — Tim Elite Pro Academy (EPA) Malut United sukses membawa pulang dua gelar sekaligus di ajang EPA Super League musim 2025-2026. Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menyebut pencapaian itu sebagai bukti bahwa pemain muda Maluku Utara memiliki mental juara yang patut dibanggakan.
Prestasi tersebut diumumkan saat Muhammad Sinen menerima langsung rombongan tim juara yang dipimpin Wakil Presiden Malut United, Weshley Hutagalung, di Tidore, Selasa (19/5/2026). Dalam pertemuan itu, Wali Kota menekankan pentingnya menjaga kekompakan tim agar prestasi serupa bisa terus diraih di masa mendatang.
Dua Gelar Sekaligus: Juara I U-18 dan Juara II U-20
EPA Malut United tidak hanya membawa pulang satu piala. Tim asal Tidore ini berhasil menjadi juara pertama pada kategori U-18 dan meraih juara kedua pada kategori U-20. Capaian ini dinilai luar biasa mengingat usia klub yang baru hampir tiga tahun.
“Ini satu prestasi yang luar biasa. Di usia Malut United yang baru hampir tiga tahun, mental anak-anak semua adalah mental juara. Kalau mau tumbuh dan berkembang harus sabar, karena tidak ada perjuangan tanpa tantangan,” kata Muhammad Sinen dalam sambutannya.
Homebase di Tidore, Kebanggaan Masyarakat Lokal
Muhammad Sinen menegaskan bahwa keberadaan homebase EPA Malut United di Kota Tidore menjadi kebanggaan tersendiri bagi warganya. Ia berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda di wilayah Indonesia Timur untuk terus berlatih dan berkompetisi.
“Kalian luar biasa. Ini suatu prestasi yang membanggakan bagi Maluku Utara, terutama kami di Kota Tidore dengan adanya homebase EPA Malut United di Tidore. Ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Tidore,” ungkapnya.
Indonesia Timur Punya Mental Juara
Wakil Presiden Malut United, Weshley Hutagalung, menambahkan bahwa prestasi ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa klub dari Indonesia Timur sulit bersaing di level nasional. Menurutnya, para pemain muda Maluku Utara mampu menaklukkan klub-klub yang sudah lebih lama berkembang.
“Para pemain Indonesia Timur, khususnya Maluku Utara, memiliki mental yang sangat luar biasa. Mereka mampu menaklukkan para pemain yang sudah berjalan bertahun-tahun. Kami di Malut United masih dalam proses belajar karena baru berusia tiga tahun, namun mereka mampu memberikan prestasi yang sangat luar biasa,” ujar Weshley.
Dukungan Pemkot Tidore Jadi Kunci Sukses
Weshley juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang telah menyediakan basecamp dan mendukung penuh selama tim berada di Tidore. Ia berharap kerja sama ini terus berlanjut agar pembinaan pemain muda semakin matang.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda dan seluruh jajaran maupun panitia lokal. Kami diberikan basecamp dan dijamu dengan sangat baik. Semoga kebersamaan dan kekompakan ini terus dijaga dengan baik,” pungkasnya.
Malut United sendiri akan genap berusia tiga tahun pada 28 Mei mendatang. Prestasi EPA Super League ini menjadi kado awal yang manis bagi perjalanan klub kebanggaan Maluku Utara tersebut.