Pencarian

Tekan Stunting dari Hulu, ANTAM UBPN Malut Bekali Pelajar SMA di Halmahera Timur Lewat Kelas Prakonsepsi Gibest

Rabu, 20 Mei 2026 • 13:44:28 WIB
Tekan Stunting dari Hulu, ANTAM UBPN Malut Bekali Pelajar SMA di Halmahera Timur Lewat Kelas Prakonsepsi Gibest
Pelajar SMA Negeri 1 Halmahera Timur mengikuti Kelas Prakonsepsi sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini.

MABA — PT ANTAM Tbk UBPN Maluku Utara memanfaatkan momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei 2026 untuk memperkuat intervensi pencegahan stunting di Halmahera Timur. Perusahaan pelat merah itu konsisten menjalankan program CSR Gibest (Gizi Baik Cegah Risiko Stunting) dengan fokus pada edukasi pelajar perempuan di SMA Negeri 1 Halmahera Timur.

Kelas Prakonsepsi: Mengubah Pola Pikir Soal Stunting

Program Kelas Prakonsepsi yang berjalan sejak 2024 ini menyasar hulu permasalahan. Selama ini, stunting kerap dianggap sebagai persoalan ibu hamil dan balita. Padahal, akar masalahnya sering kali berakar dari rendahnya pemahaman remaja tentang gizi dan kesehatan reproduksi sebelum menikah.

CSR & ER Bureau Head North Maluku Region, Krisno Budiharto, menegaskan bahwa isu stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor. “Sebelumnya, Program CSR & ER PT ANTAM Tbk UBPN Maluku Utara telah menjalankan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal hasil riset ahli gizi Maluku Utara, kelas prakonsepsi wanita usia subur, dan pemberian vitamin ibu hamil,” ujar Krisno, Rabu (20/5/2026).

Hasil Nyata: Angka Stunting di Kecamatan Maba Turun

Pendekatan preventif kepada pelajar di Kecamatan Maba ini mulai membuahkan hasil. Data Puskesmas Buli tahun 2026 mencatat angka stunting di Kecamatan Maba turun dari 17,81 persen menjadi 16,52 persen pada Triwulan I-2026.

Penurunan sebesar 1,29 persen itu menjadi bukti bahwa intervensi dari hulu, sebelum seorang perempuan memasuki usia kehamilan, lebih efektif daripada hanya menangani kasus yang sudah terjadi.

Pelajar Jadi Agen Perubahan di Lingkungannya

Melalui metode sosialisasi interaktif dan diskusi pola konsumsi sehat, para pelajar perempuan di Halmahera Timur tak hanya diposisikan sebagai penerima informasi. Mereka didorong menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan kesadaran kesehatan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Program Gibest ini melibatkan multipihak: tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan pihak sekolah. Tujuannya memutus rantai stunting sejak dini melalui penguatan edukasi gizi seimbang, kesehatan reproduksi, dan pola hidup sehat.

Dengan pendekatan yang berkelanjutan, ANTAM UBPN Malut berharap dampak positif program ini akan terus terasa dalam jangka panjang, demi menyongsong generasi emas Indonesia yang bebas stunting.

Bagikan
Sumber: tandaseru.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks