MALUKU UTARA — Pertandingan yang berlangsung di Anfield itu menjadi malam emosional bagi para pendukung Liverpool. Sebelum kick-off, tribun The Kop dan Sir Kenny Dalglish Stand menampilkan mozaik untuk menghormati dua pilar klub yang akan pergi. Nama Salah dan Robertson bergema selama 15 menit pertama pertandingan.
Salah Cetak Assist Bersejarah, Rekor Gerrard Terpecahkan
Liverpool unggul lebih dulu melalui Curtis Jones pada babak pertama. Gol itu tercipta berkat assist brilian dari Mohamed Salah, yang melepaskan umpan silang menggunakan sisi luar kakinya dari sisi kanan lapangan. Ini menjadi assist ke-120 Salah selama membela Liverpool di semua kompetisi, dan yang ke-93 di Premier League—menggeser posisi Steven Gerrard sebagai pemegang rekor klub.
“Saya rasa saya menangis lebih dari sepanjang hidup saya. Saya bukan orang yang emosional,” ujar Salah kepada Sky Sports setelah peluit panjang dibunyikan, menggambarkan perasaannya saat meninggalkan Anfield.
Brentford Sama Kuat, Peluang Emas Terbuang di Akhir Laga
Brentford menyamakan kedudukan di babak kedua melalui sundulan Kevin Schade, memanfaatkan kemelut di kotak penalti Liverpool setelah sepak pojok. Tim tamu nyaris mencuri kemenangan di masa injury time ketika Dango Ouattara mendapatkan peluang emas, namun sundulannya masih bisa digagalkan oleh kiper pengganti Caoimhín Kelleher. Hasil imbang ini membuat Brentford gagal lolos ke kompetisi Eropa.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui musim ini sangat berat. “Ketika Anda melihat klasemen, Anda melihat klub-klub besar yang tidak bisa lolos ke Liga Champions atau Eropa. Jadi kami tidak bisa menganggap remeh pencapaian ini,” kata Slot.
Perpisahan Penuh Air Mata untuk Dua Legenda Anfield
Momen paling mengharukan terjadi setelah pertandingan. Para pemain Liverpool membentuk barisan kehormatan untuk Salah dan Robertson saat keduanya ditarik keluar. Sir Kenny Dalglish kemudian memberikan “Champions’ Walls” yang dipersonalisasi untuk keduanya. Salah tak kuasa menahan air mata, namun kemudian tersenyum dan berswafoto dengan para penggemar. Robertson berdiri sedikit di belakang, menyerap sorak-sorai perpisahan.
Jordan Henderson, mantan kapten Liverpool yang kini membela Brentford, juga mendapat sambutan hangat saat ditarik keluar pada menit ke-60. Keempat sisi Anfield berdiri memberi tepuk tangan untuk pemain yang menjadi simbol kesuksesan Liverpool era Jürgen Klopp.
Masa Depan Liverpool Tanpa Salah dan Robertson
Kepergian Salah dan Robertson meninggalkan ketidakpastian besar di Anfield. Slot kini harus membangun kembali timnya tanpa dua pemain yang telah menjadi ikon. Pendapatan dari Liga Champions setidaknya memberi ruang gerak finansial untuk belanja pemain di bursa transfer musim panas. Pertanyaan besarnya: mampukah pengganti mereka mengisi kekosongan yang ditinggalkan?