HALMAHERA BARAT — Aktivitas vulkanik Gunung Ibu kembali meningkat pada Kamis (28/5/2026) pukul 11.07 WIT. Petugas pengamatan gunung api melaporkan kolom abu letusan mencapai 400 meter di atas puncak, atau sekitar 1.725 meter di atas permukaan laut.
Abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal. Berdasarkan laporan petugas, M Saum Amin, material tersebut bergerak ke arah timur laut dan timur dari kawah aktif.
Radius Bahaya dan Zona yang Harus Dikosongkan Warga
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memperpanjang radius larangan aktivitas warga. Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius dua kilometer dari kawah aktif Gunung Ibu.
Perluasan sektoral juga diberlakukan sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara. Zona ini dinilai paling rawan terkena lontaran material atau aliran lava.
Imbauan PVMBG: Masker Wajib, Hoaks Dilarang
PVMBG mengimbau warga yang beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan masker dan pelindung mata. Imbauan ini berlaku jika terjadi hujan abu vulkanik yang bisa mengganggu pernapasan dan penglihatan.
Masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi bohong atau hoaks terkait aktivitas Gunung Ibu. PVMBG meminta warga hanya merujuk pada informasi resmi dari pos pengamatan.
Koordinasi dengan Pemkab Halmahera Barat
PVMBG meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat terus berkoordinasi dengan pusat vulkanologi maupun Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici. Tujuannya agar informasi terbaru tentang aktivitas vulkanik bisa segera disebarluaskan ke warga.
Hingga laporan ini dibuat, erupsi Gunung Ibu masih berlangsung. Belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan permukiman akibat kejadian ini.
Apa yang Harus Dilakukan Warga Saat Terjadi Hujan Abu?
PVMBG menyarankan warga segera masuk ke dalam rumah dan menutup celah ventilasi jika abu mulai turun. Masker basah bisa digunakan jika masker medis tidak tersedia. Hindari aktivitas di luar ruangan hingga situasi dinyatakan aman.
Apakah Status Gunung Ibu Naik?
Berdasarkan laporan petugas, erupsi ini masih dalam kategori letusan dengan kolom abu 400 meter. Belum ada pengumuman resmi mengenai perubahan status level aktivitas Gunung Ibu dari PVMBG.