TERNATE — Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga taekwondo setelah atlet daerah tersebut mencetak lompatan prestasi signifikan di kancah nasional. Hal ini disampaikan Gubernur Sherly Tjoanda saat membuka North Moluccas Taekwondo Championship Gubernur Cup I Tahun 2026 di Gamalama Ballroom, Bella Hotel, Ternate, Kamis (28/5/2026).
Dari Peringkat 36 ke 7 Besar Nasional
Sherly Tjoanda menyoroti perubahan drastis peringkat taekwondo Maluku Utara yang selama ini berada di posisi bawah. "Biasanya Maluku Utara berada di peringkat 36 atau 38 nasional. Namun kemarin, atlet-atlet kita berhasil menembus urutan 7 besar nasional," ujar Sherly dalam sambutannya, seperti dikutip dari laman resmi Malutprov.
Menurutnya, pencapaian ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari sistem pembinaan yang mulai diperbaiki oleh para pelatih dan pengurus. Turnamen Gubernur Cup I ini pun dipadati ratusan atlet muda taekwondo dari berbagai daerah di Indonesia Timur, menjadi ajang pembuktian regenerasi atlet.
Tiga Langkah Strategis Pemprov
Dalam kesempatan tersebut, Sherly Tjoanda membeberkan tiga langkah utama yang akan menjadi fokus pemerintah dalam membangun ekosistem olahraga berprestasi. Pertama, pembinaan usia dini berkelanjutan. Gubernur meminta Dinas Pemuda dan Olahraga berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan agar taekwondo masuk sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, mulai dari SD hingga SMA.
Kedua, peningkatan kualitas pelatih dan penerapan sport science. Pemerintah mendukung sertifikasi pelatih dan wasit secara berkala. Ketiga, perbaikan fasilitas dan alokasi anggaran khusus untuk pembinaan atlet.
"Jangan Jadi Pengurus Administratif"
Sherly memberikan pesan tegas kepada jajaran pengurus taekwondo yang baru dilantik. "Bangun trust (kepercayaan) yang kuat antara atlet dan pengurus, lalu ciptakan sistem pembinaan yang konkret. Selama hasilnya nyata untuk daerah, Pemprov akan berikan dukungan penuh," tegasnya.
Ia menilai keberhasilan atlet menembus 7 besar nasional menjadi bukti bahwa Maluku Utara memiliki banyak talenta berbakat yang selama ini belum terkelola maksimal. Dukungan moral dan anggaran dari Pemprov disebut siap dialokasikan agar pembinaan atlet semakin maksimal ke depannya.