TOBELO — Rapat Anggota Tahunan (RAT) XII Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Credit Union Pembaharuan GMIH resmi digelar di Gereja Israel, Desa Loleoto, Kecamatan Tobelo Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, Jumat (29/5/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Halut Albertimus Pasimanyeku, jajaran Badan Pekerja Harian Sinode GMIH, serta dewan penasehat, pengawas, dan pengurus koperasi.
Koperasi Bukan Sekadar Simpan Pinjam
Dalam sambutannya, Bupati Piet Hein Babua menyampaikan apresiasi atas perkembangan dan konsistensi pelayanan KSP Credit Union Pembaharuan GMIH yang dinilai mampu menjaga kepercayaan anggota di tengah tekanan ekonomi. Ia menegaskan posisi strategis koperasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan yang dibangun di atas prinsip kebersamaan, gotong royong, dan pemberdayaan masyarakat.
"Koperasi bukan hanya simpan pinjam, tetapi harus menjadi gerakan ekonomi rakyat, yang membantu ciptakan kesejahteraan dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat," ungkap Bupati Piet Hein Babua.
Digitalisasi Layanan Jadi Sorotan
Pemerintah Daerah Halut juga memberikan apresiasi khusus terhadap langkah pembenahan tata kelola organisasi dan penguatan pelayanan berbasis digital yang terus dilakukan oleh KSP Credit Union Pembaharuan GMIH. Langkah ini dinilai krusial untuk menjangkau lebih banyak anggota dan meningkatkan efisiensi operasional di era digital.
Bupati berharap seluruh rangkaian persidangan RAT dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik. "Saya mengharapkan bahwa seluruh proses persidangan dapat berjalan lancar serta dapat menghasilkan keputusan-keputusan terbaik demi kemajuan koperasi dan kesejahteraan anggota," tuturnya.
Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Kehadiran Kepala Dinas Koperasi dan UKM Halut dalam acara tersebut menandakan komitmen pemerintah daerah untuk bersinergi dengan gerakan koperasi di wilayah tersebut. Credit Union Pembaharuan GMIH sendiri telah menjadi salah satu pilar ekonomi bagi jemaat dan masyarakat luas di Halmahera Utara, khususnya melalui layanan keuangan inklusif yang berbasis komunitas gereja.
RAT tahun buku 2025 ini menjadi momentum evaluasi sekaligus perencanaan strategis koperasi ke depan, terutama dalam memperkuat ketahanan ekonomi anggota di tengah dinamika harga dan kebutuhan pokok yang terus bergerak.